5 Anjuran dan Larangan Mengenakan Masker Saat Berolahraga

5 Anjuran dan Larangan Mengenakan Masker Saat Berolahraga


Oleh Nneka Jonas 4m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Kita semua berdamai dengan fakta bahwa mengenakan topeng di depan umum adalah hal yang penting.

Kami telah beradaptasi dengan ketidaknyamanan ini sehingga kami selalu memastikan bahwa kami memiliki masker sebelum meninggalkan rumah.

Meskipun ini dapat bermanfaat dalam banyak kasus, mungkin masih ada kekhawatiran tentang penggunaan masker saat Anda berolahraga di luar ruangan atau di gym.

Berikut lima hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan menggunakan masker saat berolahraga

Pilih topeng yang tepat

Anda harus memilih jenis masker yang tepat terlebih dahulu. Saat memilih masker, sebaiknya tidak hanya melindungi Anda dari kuman dan debu, tetapi juga harus terbuat dari bahan yang dapat bernapas.

Saat membeli masker pastikan terbuat dari bahan katun yang dapat bernapas dan tidak mudah basah serta lembek saat Anda berkeringat selama sesi latihan.

Anda juga dapat membawa tambahan masker sehingga Anda dapat menggantinya jika diperlukan.

Jangan memaksakan batas Anda

Karena ada hari-hari di mana Anda mungkin ingin menantang tubuh Anda dengan mendorong batas Anda saat mengenakan topeng, cobalah untuk menghindari mendorong batas Anda.

Meskipun masker tidak membatasi asupan oksigen, Anda pasti bisa mengalami beberapa jenis ketidaknyamanan.

Sangat penting untuk menetapkan tujuan yang realistis saat ini dan tidak memaksakan tubuh Anda terlalu keras.

Hentikan jika detak jantung Anda terlalu tinggi

Saat melakukan latihan aerobik, kita menghirup lebih banyak udara, dan detak jantung kita meningkat.

Artinya Anda perlu mengawasi detak jantung Anda dan jika Anda merasa tidak nyaman atau detak jantung Anda menjadi sangat tinggi maka Anda harus segera berhenti berolahraga.

Duduklah dan cobalah untuk rileks.

Jika Anda mengalami nyeri dada, Anda mungkin perlu mengunjungi dokter.

Jaga agar diri Anda tetap terhidrasi

Menurut sebuah studi di Journal of Physiology, dehidrasi dapat meningkatkan detak jantung Anda selama sesi olahraga.

Jadi, minumlah air yang cukup sebelum dan selama sesi olahraga Anda.

Tetap terhidrasi menjaga detak jantung Anda terkendali dan mencegah Anda dari sakit kepala.

Istirahat

Jangan lupa untuk istirahat di antara rutinitas olahraga Anda.

Misalnya, jika Anda berjalan cepat selama 10 menit lalu istirahat 2 menit, minum air lalu lanjutkan.

Waktu istirahat yang singkat selama sesi latihan memberi waktu tubuh Anda untuk rileks dan membuat Anda pusing.


Posted By : Result HK