5 hal yang perlu Anda ketahui saat memilih wali untuk anak Anda


Oleh Pendapat Waktu artikel diterbitkan 23 Maret 2021

Bagikan artikel ini:

Salah satu pekerjaan terpenting yang kita miliki sebagai orang tua adalah memastikan anak-anak kita dirawat dan dilindungi dengan baik. Tapi bagaimana kita memastikan ini terus berlanjut lama setelah kita pergi? Saat Afrika Selatan memperingati Hari Hak Asasi Manusia pada 21 Maret, kami merenungkan hak-hak anak; tidak hanya hak mereka atas dasar-dasar gizi, tempat tinggal dan perawatan kesehatan, tetapi juga hak mereka untuk mendapatkan warisan.

“Ini dimulai dengan memastikan Anda memiliki surat wasiat yang sah,” kata Moremadi Mabule, Kepala Wasiat di Sanlam. Jika orang tua meninggal tanpa kemauan, hal itu dapat menimbulkan banyak tantangan.

Misalnya, warisan anak akan dibayarkan ke Dana Wali Negara, yang berarti proses yang panjang sebelum dana dapat diakses. “Jika Anda memiliki anak di bawah umur, penting juga bagi Anda untuk menunjuk seorang wali. Jika Anda meninggal tanpa melakukan ini, ini memicu perdebatan tentang siapa yang akan menjaga anak-anak Anda dan ini bukanlah keputusan yang ingin Anda serahkan kepada orang lain. ”

Inilah yang perlu Anda ketahui saat memilih wali untuk anak Anda:

1. Wali alami adalah orang tua kandung – menikah atau tidak, kedua orang tua memiliki hak dan tanggung jawab sebagai orang tua.

2. Orang tua yang merupakan satu-satunya wali yang masih hidup dapat menunjuk orang yang bugar dan pantas sebagai wali, jika mereka meninggal dunia.

3. Penunjukan wali dalam surat wasiat tidak menghapus orang tua yang masih hidup sebagai wali.

4. Perwalian bersama dimungkinkan tetapi harus praktis, misalnya individu harus hidup berdekatan satu sama lain.

5. Keputusan harus selalu menjadi kepentingan terbaik anak. Jika orang tua yang masih hidup bukan wali yang sesuai, sebagai wali atas semua anak di bawah umur, pengadilan dapat memberikan perwalian kepada orang lain yang melamar.

Orang tua juga dapat mempertimbangkan untuk membuat wasiat sebagai bagian dari instruksi dalam keinginan mereka untuk menjaga kekayaan, melindungi warisan anak dan menghilangkan kemungkinan warisan ini ditempatkan di State Guardians Fund. Kepercayaan tercipta saat Anda meninggal dunia dan akan tetap ada sampai anak mencapai usia tertentu. “Formalitas tertentu harus dipenuhi untuk memastikan kepercayaan dapat tercipta setelah Anda meninggal, jadi saya sangat menyarankan untuk bekerja sama dengan ahli perencanaan warisan untuk membantu Anda menyusun surat wasiat Anda,” Mabule memperingatkan.

Hak anak angkat

“Baik anak angkat atau biologis, semua anak diperlakukan sama dalam hal hak untuk mewarisi,” jelas Mabule. “Anak angkat bisa mendapat warisan dari orang tua angkatnya dan saudara sedarah orang tuanya. Anak itu juga akan dapat mewarisi dari orang tua tiri mereka, jika orang tua tiri secara resmi mengadopsi anak tersebut. Demikian pula, orang tua angkat dapat mewarisi dari anak angkat itu. “

Undang-Undang Anak-anak saat ini sedang ditinjau dan amandemennya berupaya untuk membahas lebih lanjut promosi dan perlindungan hak-hak anak atas integritas fisik dan psikologis. Ini juga bertujuan untuk mengatur kedudukan ayah yang belum menikah dan memberikan kejelasan tentang perwalian dan tanggung jawab orang tua. “RUU Amandemen Anak akan menjadi perubahan yang signifikan untuk melindungi hak-hak anak kita,” tutup Mabule.

KEUANGAN PRIBADI


Posted By : Togel Hongkong