7 cara orang tua dapat menghemat biaya kembali ke sekolah

7 cara orang tua dapat menghemat biaya kembali ke sekolah


Oleh Lifestyle Reporter 11m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Masa sekolah baru mungkin akan dimulai sedikit lebih akhir tahun ini, tetapi perluasan kembali ke sekolah masih menjadi perhatian besar bagi orang tua yang cemas mengantisipasi biaya yang datang dengan ini.

DirectAxis berbicara dengan orang tua dan guru. Mereka memiliki saran berikut untuk membantu mengelola keuangan kembali ke sekolah dan menghindari pengeluaran yang tidak perlu.

Hindari kejutan di menit-menit terakhir

Sebelum seragam dibundel ke tempat cuci dan digantung kembali di lemari, periksa untuk melihat apakah itu akan bertahan satu semester. Lakukan hal yang sama dengan sepatu, tas sekolah, dan inventaris alat tulis. Ini memastikan bahwa Anda hanya membeli apa yang benar-benar dibutuhkan.

Buat daftar

Studi menunjukkan bahwa orang yang berbelanja tanpa daftar dapat menghabiskan hingga 23% lebih banyak. Cari tahu dari sekolah atau orang tua lain apa yang sebenarnya dibutuhkan anak Anda untuk tahun depan dan kapan.

Mereka mungkin tidak membutuhkan semuanya pada semester pertama. Cobalah untuk mendapatkan detail sebanyak mungkin agar Anda tidak membuang-buang uang untuk membeli barang yang salah. Coret daftar apa pun yang sudah Anda miliki.

Tetapkan anggaran

Kecuali jika anak Anda baru mulai sekolah atau pindah dari sekolah dasar ke sekolah menengah atas, Anda harus memiliki gambaran tentang apa yang Anda habiskan tahun sebelumnya. Atau, tanyakan orang tua lain apa yang biasanya mereka belanjakan.

Dengan menggunakan ini, inventaris Anda tentang apa yang sudah mereka miliki dan daftar apa yang diperlukan akan memberi Anda gambaran yang baik tentang berapa banyak yang harus Anda belanjakan. Setelah Anda memiliki anggaran, pertahankan. Mungkin merupakan ide untuk melibatkan anak Anda.

Menyetujui daftar persyaratan dan berapa anggarannya dapat mencegah mereka menanyakan semua yang mereka lihat saat Anda berbelanja. Jika ya, akan lebih mudah untuk mengatakan tidak.

Dapatkan tabungan bekas

Anak-anak dapat dengan cepat tumbuh dari kaus dan blazer. Jika sekolah memiliki toko barang bekas, Anda mungkin bisa menemukan barang bekas yang berkualitas baik di sana.

Atau, berbicaralah dengan orang tua lain yang memiliki anak yang lebih tua atau meninggalkan sekolah dan tanyakan apakah mereka memiliki seragam yang ingin mereka jual.

Carilah tabungan

Carilah peluang untuk menghemat uang. Beberapa sekolah memberikan potongan harga biaya sekolah jika dibayarkan secara sekaligus di awal tahun. Hal yang sama mungkin berlaku untuk busfare. Jika mampu, cobalah manfaatkan tabungan tersebut.

Peningkatan baru-baru ini ke penguncian level 3 memberi Anda alasan bagus untuk berbelanja online, di mana seringkali lebih mudah untuk membandingkan harga dan Anda memiliki akses ke voucher diskon.

Jangan tertipu oleh apa yang sedang tren

Anak-anak bisa sangat sadar merek dan mungkin menginginkan sesuatu karena trendi dan akibatnya lebih mahal, daripada karena mereka membutuhkannya. Hal ini berlaku untuk sepatu, perlengkapan olahraga, dan khususnya teknologi.

Banyak sekolah mengharuskan anak-anak memiliki tablet atau laptop dan kebanyakan anak menginginkan teknologi mutakhir dengan harga yang terjangkau.

Lebih baik cari tahu spesifikasi apa yang dibutuhkan dan untuk apa peralatan itu digunakan.

Ini akan membantu Anda memutuskan apa yang paling tepat. Jika ragu, tanyakan pada guru atau orang tua lain, daripada penjual komputer, apa yang menawarkan nilai terbaik atau apa yang digunakan kebanyakan anak.

Jika anak Anda memang membutuhkan tablet, laptop atau perangkat lain atau peralatan olahraga baru, pertimbangkan untuk membelinya sebagai hadiah ulang tahun lebih awal.

Sisihkan sedikit

Tidak dapat dipungkiri, akan ada beberapa pengeluaran yang tidak diperingatkan oleh sekolah atau Anda lupa. Jika bisa, sisihkan uang untuk menutupi barang-barang yang tidak terduga ini.


Posted By : Result HK