Aktivis lingkungan menuntut jawaban setelah ledakan Engen


Oleh Lyse Comins Waktu artikel diterbitkan 16m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Durban – Durban Aktivis lingkungan Cekungan Selatan dan warga telah menuntut jawaban dari Engen terkait penyebab ledakan besar yang mengguncang daerah tersebut pada hari Jumat.

Engen kemarin mengatakan, kejadian itu masih dalam penyelidikan.

Koordinator Aliansi Lingkungan Hidup Masyarakat Durban Selatan Desmond D’Sa mengatakan Engen telah menunjukkan “perilaku bertetangga yang buruk” dengan tidak menyinggung masyarakat terkait insiden tersebut, terutama mereka yang kesehatannya terpengaruh. Dia mengatakan masyarakat sedang bergerak untuk mengambil tindakan massa terhadap Engen dengan berbaris ke gerbangnya pada hari Rabu. Ia mengatakan, tokoh masyarakat sempat menemui manajemen Engen kemarin dan menunggu jawaban terkait kapan kilang tersebut akan menggelar pertemuan dengan masyarakat.

Penduduk harus dievakuasi dari satu blok flat di Austerville setelah sebuah flat tingkat atas terbakar, diduga setelah proyektil dari ledakan tersebut mendarat di atap. Tujuh pekerja kilang harus dirawat karena menghirup asap setelah ledakan itu, yang mengguncang pinggiran kota dan terdengar sampai Westville pada Jumat pagi.

“Kami memperingatkan ini. Kami menginginkan investigasi kriminal dan manajer Engen, walikota dan DEFF (Departemen Lingkungan Hidup Kehutanan dan Perikanan) harus bertanggung jawab untuk membiarkannya terus beroperasi. Engen harus pergi, ”kata D’Sa.

“Engen harus bertanggung jawab atas polusi dan sakitnya kesehatan serta membahayakan nyawa dan harta benda rakyat kami,” katanya.

Anggota dewan lingkungan Aubrey Snyman mengatakan antara 25 dan 30 penduduk telah dievakuasi dari blok flat dan Engen telah menampung mereka di sebuah wisma. Dia mengatakan pensiunan yang tinggal di flat yang telah dimusnahkan telah kehilangan semua dokumennya dan uang pensiun yang baru saja ditariknya telah dihancurkan dalam kobaran api.

“Masyarakat telah berbicara sejak dahulu kala bahwa tanaman tidak boleh berada di daerah pemukiman; harus dipindahkan ke daerah yang tidak ada penghuninya sama sekali karena kita tidak pernah tahu kapan akan ada ledakan berikutnya. Kami sangat waspada dan yang menyedihkan, kami bahkan tidak memiliki rencana evakuasi darurat, proses apa yang akan kami ikuti, ”kata Snyman.

Seorang juru bicara Engen kemarin mengkonfirmasi bahwa tidak ada cedera yang tercatat dan semua personel telah diperhitungkan.

“Engen menyampaikan apresiasi yang tulus atas upaya layanan darurat, dalam memadamkan api dengan aman,” katanya.

Dia mengatakan semua proses penyulingan telah ditutup dengan aman untuk memastikan “pabrik tetap benar-benar aman sementara penyelidikan akar penyebab insiden sedang berlangsung”.

“Engen saat ini sedang menilai posisi pasokan dan permintaan bahan bakar massal secara keseluruhan dan menerapkan mitigasi segera untuk mengelola inventaris dan persyaratan pasokan produk. Kebutuhan pelanggan kami tetap menjadi prioritas kami dan yakin bahwa perusahaan bekerja keras untuk memastikan pasokan produk minyak bumi inti ke pasar, ”katanya.

Engen akan terus memperluas kerja sama penuhnya dengan pihak berwenang dan lembaga pemerintah dalam menyelesaikan penyelidikan atas insiden tersebut.

Dia menambahkan bahwa kilang tersebut mematuhi “protokol kesehatan, keselamatan dan lingkungan yang ketat dan beroperasi dengan ketat sesuai dengan persyaratan izin operasinya”.

“Prioritas utama kami tetap pada keselamatan dan kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitar,” katanya.


Posted By : Toto HK