Atlet triatlon SA bersiap untuk juara Afrika

Atlet triatlon SA bersiap untuk juara Afrika


Oleh: NONHLANHLA NOZIZWE HLATSHWAYO

DURBAN – Cobaan dan kesengsaraan yang dihadapi Mhlengi Gwala dalam empat tahun terakhir akan mendorong banyak orang untuk menyerah, tetapi untuk triatlon Durban, berhenti bukanlah pilihan.

Gwala diserang dengan kejam saat bersepeda pada tahun 2018, oleh tiga pria yang mencoba memotong kakinya dengan gergaji mesin. Salah satu kakinya terluka parah.

Pada saat kejadian, atlet muda tersebut memiliki karir olah raga yang menjanjikan dan pernah berlaga di dua triathlon internasional.

Setelah menjalani operasi yang melelahkan untuk memperbaiki kerusakan di kakinya, para dokter optimistis Gwala bisa kembali ke olahraga kompetitif.

Gambar: Dokter Ngcobo / Kantor Berita Afrika (ANA)

Gwala terus berkompetisi dalam berbagai pertandingan, tetapi mengatakan April lalu dia mengalami infeksi di kakinya yang terluka.

“Saya memeriksakannya, dan saya menemukan ada infeksi dan kaki saya harus diamputasi,” katanya.

Meski diamputasi, Gwala mengaku tetap bertekad untuk bertanding, namun kali ini sebagai atlet yang diamputasi pada ajang para triathlon.

Dia mengatakan dia berterima kasih kepada prosthetist Darryl Grobbelaar untuk kaki prostetiknya.

Gambar: Dokter Ngcobo / Kantor Berita Afrika (ANA)

“Menjadi atlet triatlon adalah hidup saya, dan itulah yang saya ketahui. Orang-orang mengenal saya untuk ini, bahkan anak-anak saya tahu bahwa ketika saya keluar rumah, saya akan pergi latihan, ”katanya.

Gwala mengatakan amputasi berarti dia harus menyesuaikan pelatihannya, tetapi sejak itu dia menerima semua yang terjadi padanya, dan fokus untuk melanjutkan.

“Saya masih melakukan hal yang sama sebelum kaki saya diamputasi.

“Ini hanya perubahan kecil dalam hal mobilitas ketika saya harus beralih dari berenang ke bersepeda, karena saya bergerak dengan kruk sekarang, tetapi aktivitasnya hampir sama, dan menjadi lebih baik dengan lebih banyak latihan,” katanya.

Dia mengatakan dia telah berkompetisi untuk pertama kalinya setelah diamputasi di SA Para Triathlon Championships, di mana dia menempati posisi pertama dalam kategorinya, dan yang membuatnya memenuhi syarat untuk Kejuaraan Afrika yang akan berlangsung pada bulan Juni.

“Itu canggung karena ini adalah pertama kalinya saya, tapi saya melakukannya lebih baik dari yang saya harapkan.

“Meskipun saya merasa kekurangan kekuatan, pengetahuan saya tentang olahraga sangat membantu saya dalam kompetisi,” katanya.

Gwala mengatakan dia saat ini sedang mempersiapkan Kejuaraan Afrika di Mesir, dan sedang mencari sponsor untuk mendukung perjalanannya.

“Saya mengambil beberapa hal yang perlu saya perbaiki di kompetisi mendatang.

“Tujuan akhir saya untuk kompetisi berikutnya adalah menyelesaikan waktu 1 jam 10 menit,” katanya.

“Karena olahraga saya adalah berenang, bersepeda, dan lari, saya berlatih di sekitar kegiatan itu dua atau tiga kali seminggu,” katanya.

Gwala mengatakan saat dia bermimpi berkompetisi di Commonwealth Games dan Paralympics, dia tidak dapat mengambil bagian dalam kompetisi yang akan membantunya memenuhi syarat untuk ikut serta.

“Saya perlu mengikuti kompetisi lain agar bisa mendapat poin untuk lolos, jadi saya sudah menyerah untuk tahun ini sambil berlatih untuk kompetisi selanjutnya,” ujarnya.

Gwala mengaku bersyukur atas dukungan yang diterimanya dari keluarganya dan orang-orang terdekatnya.

“Anak-anak saya adalah pendukung dan inspirasi terbesar saya. Mereka tahu betul apa yang saya lakukan, dan memahami hidup saya sebagai atlet atletik, dan itu membuat saya terus maju, ”katanya.

MERCURY


Posted By : Toto HK