Dua pria menyerang tersangka yang diduga menikam pacarnya hingga tewas di kedai minuman

Dua pria menyerang tersangka yang diduga menikam pacarnya hingga tewas di kedai minuman


Oleh Botho Molosankwe 22m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Johannesburg – Seorang pria berusia 23 tahun baru saja keluar dari rumah sakit setelah dua pria yang diduga melihatnya menikam pacarnya yang berusia 30 tahun hingga tewas menyerangnya.

Peristiwa itu terjadi pada hari Jumat di Desa Lokaleng. Pria itu berada di bawah penjagaan polisi dan diperkirakan akan segera hadir di Pengadilan Magistrate Taung atas tuduhan pembunuhan.

Menurut Letkol Amanda Funani dari Polsek North West, pria dan korban terlihat bertengkar sebelum korban tewas.

“Menurut laporan, tersangka menikam wanita itu dengan pisau di leher. Korban meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Tersangka juga dibawa ke rumah sakit setelah diserang oleh dua pria yang melihatnya menikam korban.

Motif insiden tersebut tidak diketahui pada tahap ini dan penyelidikan atas masalah tersebut terus berlanjut.

Komisioner Provinsi North West, Letjen Sello Kwena, mengutuk insiden yang terjadi dalam 16 Hari Aktivisme Tanpa Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

Dia memuji polisi atas respon cepat mereka yang mengakibatkan penangkapan tersangka pelaku dan mendesak anggota masyarakat untuk menahan diri dari mengambil hukum ke tangan mereka sendiri.

Pendiri dan ketua Forum Pria Taung Melawan Kekerasan Berbasis Gender dan Femisida, Tebogo Mokgejane, telah menyatakan keterkejutan dan kekecewaan atas pembunuhan brutal tersebut.

Mokgejane mengatakan apa yang terjadi sangat memilukan, mengingat hal itu terjadi saat negara sedang menjalankan kampanye 16 Hari Aktivisme.

“Kami telah membiarkan kekerasan berbasis gender menjadi norma di komunitas pedesaan kami dan itu harus berubah sekarang. Wanita, gadis muda dan anak-anak tidak dapat terus hidup dengan ketakutan terus-menerus diserang dan dilanggar. Perempuan harus hidup bebas dan tidak harus melindungi diri dari laki-laki, ”ujarnya.

Mokgejane telah meminta komunitas Taung untuk menghadiri upacara pemakaman almarhum yang akan dilakukan pada hari Kamis dan juga menghidupi keluarganya.

“Laki-laki perlu mengambil sikap dan menunjukkan dukungan terhadap perjuangan melawan kekerasan berbasis gender dan femisida. Pandemi ini harus berakhir sekarang dan hanya bisa lenyap jika kita semua bekerja sama sebagai komunitas dan semua formasi, ”kata Mokgejane.


Posted By : Togel Singapore