Enam orang tewas saat hujan lebat melanda Limpopo

Enam orang tewas saat hujan lebat melanda Limpopo


Oleh Reporter Staf 17 jam yang lalu

Bagikan artikel ini:

MASHUDU SADIKE

Pretoria – Hujan deras dan banjir telah menyebabkan kerusakan dalam dua minggu terakhir di Distrik Vhembe Limpopo, menewaskan enam orang.

Di antara korban tewas adalah Jane Ramalisa, 37, yang tenggelam saat melintasi jembatan dataran rendah. Mobilnya tersapu oleh meluapnya Sungai Mudzinga di Desa Tshedza dekat Thohoyandou pada hari Senin.

Limpopo SAPS telah membuka map pemeriksaan. Juru bicara Motlafela Mojapelo mengatakan: “Diyakini bahwa almarhum, seorang penduduk desa Vuvha, pada Senin dini hari telah membawa anaknya ke jalan utama Tshedza agar dia dapat naik transportasi lain ke sekolah.

“Dalam perjalanan pulang dia menemukan bahwa Sungai Mudzinga, yang melintasi desa Tshedza, tergenang air. Dia tampaknya berusaha untuk menyeberang tetapi kendaraannya terhanyut. “

Majapelo menambahkan, kejadian tersebut terlihat oleh penumpang yang berada di dalam truk pasir yang jaraknya cukup jauh. Mereka memberi tahu polisi.

Pekan lalu bangsal bersalin di Rumah Sakit Siloam dekat Thohoyandou terendam banjir.

Dinas Cuaca Afrika Selatan (Saws) kemarin memperingatkan banjir permukiman formal dan informal yang rentan, jalan di daerah dataran rendah dan jembatan di Thohoyandou, Malamulele dan Musina.

“Jalan tanah dan jalan aspal bisa rusak, dan jembatan yang rendah bisa tergenang air. Tanah longsor lokal juga dapat terjadi, ”kata Saws.

Gambar dan video jembatan yang runtuh dan mobil yang tersapu beredar di media sosial saat hujan terus melanda provinsi itu.

Layanan cuaca mengeluarkan peringatan level 6 pada hari Senin.

“Daerah dataran rendah, jalan dan jembatan akan tergenang air, dan dapat rusak karena limpasan (air) yang cepat yang dapat mengakibatkan penutupan jalan. Kondisi mengemudi yang sulit mungkin dialami. Kerusakan harta benda dan mata pencaharian juga bisa terjadi, ”kata Saws.

Mojapelo memperingatkan pengendara kendaraan bermotor: “Karena hujan lebat yang terus turun di beberapa bagian provinsi, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam menyeberangi sungai, jembatan yang rendah tertutup air. Hampir tidak mungkin mengukur kedalaman air, ”katanya.

Pretoria News


Posted By : Singapore Prize