HomeChoice memperkirakan pendapatan turun karena pandemi terus merugikan perdagangan


Oleh Sandile Mchunu Waktu artikel diterbitkan 1 jam yang lalu

Bagikan artikel ini:

DURBAN – HOMECHOICE International memperkirakan pendapatan setahun penuhnya menurun sejalan dengan hasil setengah tahun karena Covid-19 dan pembatasan perdagangan terus berdampak negatif pada bisnisnya.

Akibatnya, pengecer belanja rumah terbesar mengharapkan pendapatan per saham utama (Heps) dan laba per saham (Eps) menurun antara 52 persen dan 67 persen, menjadi antara 144 sen per saham dan 209c, turun dari 436c dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pandemi Covid-19 terus berdampak buruk pada lingkungan ekonomi makro dan perilaku konsumen, yang mengakibatkan kondisi perdagangan yang menantang untuk grup tersebut pada paruh kedua tahun keuangan, katanya pada hari Jumat.

“Pembatasan yang lebih ketat yang diberlakukan oleh pemerintah Afrika Selatan dalam menanggapi gelombang kedua pandemi Covid-19 telah mengganggu operasi bisnis grup tersebut,” kata kelompok itu.

Dalam enam bulan hingga hasil akhir Juni, HomeChoice melaporkan penurunan pendapatan 54,6 persen sementara laba operasional turun 46,7 persen karena penjualan yang lebih rendah dan provisi debitur yang bijaksana.

Grup tersebut mengatakan pihaknya memperkirakan akan melaporkan kinerja serupa pada paruh kedua tahun finansial untuk tahun ini hingga akhir Desember.

Penurunan pendapatan setengah tahun tahun lalu terjadi setelah HomeChoice melaporkan kinerja yang kuat pada kuartal pertama hingga akhir Maret, dengan penjualan naik 11,9 persen dan pencairan pinjaman turun 3 persen, dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Namun, pada pertengahan Maret, negara tersebut mengumumkan keadaan bencana untuk mengelola dampak Covid-19 dan penguncian paksa diberlakukan dengan hanya layanan penting yang diizinkan untuk beroperasi.

Pendapatan ritel setengah tahun turun 6,7 persen menjadi R1,1 miliar setelah melaporkan peningkatan 8,5 persen pada penjualan kuartal pertama. Namun, penurunan tersebut diimbangi oleh penurunan 24 persen pada kuartal kedua.

HomeChoice mengoperasikan segmen ritel dan jasa keuangan.

Meskipun pendapatan diperkirakan turun, grup tersebut mengatakan likuiditas dan posisi permodalannya tetap kuat sebagai hasil dari fokus pada perolehan kas dan pengelolaan modal kerja, dengan kas di tangan sebesar R415 juta pada akhir Desember, naik dari R378 juta. pada akhir Juni.

“Kelompok ini secara konservatif dikapitalisasi untuk mengambil keuntungan dari setiap perbaikan ekonomi,” katanya.

Hasil setahun penuh HomeChoice akan dirilis pada atau sekitar 15 Maret.

Harga saham tetap tidak berubah di R24 pada hari Jumat.

LAPORAN BISNIS


Posted By : https://airtogel.com/