Ibu Khayelitsha yang putus asa memohon bantuan untuk putrinya yang terikat di tempat tidur

Ibu Khayelitsha yang putus asa memohon bantuan untuk putrinya yang terikat di tempat tidur


Oleh Sisonke Mlamla 47m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Cape Town – Seorang ibu dari anak berusia 12 tahun yang mengalami gangguan fisik memohon akomodasi yang lebih baik untuk putrinya yang tidak bisa tidur.

Bulelwa Foto, 39, dari Situs B, Khayelitsha, mengatakan dia tinggal di tempat tinggal yang tidak dapat dijangkau ambulans dan terpaksa membawa Mbalentle melalui labirin gubuk karena kursi rodanya tidak dapat melakukan perjalanan.

Foto mengatakan dia menggendong anaknya dengan jarak hampir dua kilometer.

“Saya sudah meminta seseorang dari bagian S untuk menyediakan kursi roda untuk saya, gubuk saya terlalu kecil. Tidak ada ruang untuk kursi roda untuk disimpan di dalam. “

Dia mengatakan bahwa jalan sempit di antara gubuk membuat kursi roda sulit dipindahkan.

“Ketika saya perlu membawa Mbalentle ke rumah sakit, saya menggendongnya di antara gubuk ke rumah tempat kursi rodanya disimpan, lalu saya mengantarnya ke tempat ambulans.

“Tidak ada yang datang untuk memeriksa kondisi rumah dan cara anak saya mengatasinya. Di musim hujan, saya harus memastikan anak saya aman dan hangat.

Foto mengatakan yang dia minta hanyalah akomodasi untuknya dan anaknya.

Dia berkata terkadang dia akan bangun dan mendapati anaknya telah digigit hewan pengerat di wajah dan lengannya.

Juru bicara provinsi ANC untuk pembangunan sosial, Gladys Bakubaku-

Vos, mengatakan sedih dan terkejut mengetahui cobaan yang dialami ibunya. Tidak ada anak yang pantas berada dalam situasi seperti itu.

“Saya akan mencoba untuk mendapatkan keterangannya dan meneruskannya ke MEC dan kantor menteri, dan menjangkau otoritas terkait untuk melihat apakah mereka tidak dapat menawarkan bantuan yang dibutuhkan,” katanya.

Juru bicara Layanan Medis Darurat Deanna Bessick mengatakan ada area yang sulit dilalui petugas.

Pembangunan Sosial MEC Sharna Fernandez mengatakan departemen telah menerima dua permintaan akomodasi untuk anak-anak penyandang disabilitas untuk tahun anggaran saat ini.

Dia mengatakan kasus / permintaan perlu dicatat melalui kantor lokal mereka dengan menelepon 0800 220 250, untuk diarahkan ke kantor departemen lokal terdekat.

Ibu Mbalentle, Bulelwa Foto, tinggal di permukiman informal dan rumahnya tidak memiliki ruang yang cukup untuk menampung kursi roda, juga daerah tempat tinggalnya tidak memiliki infrastruktur yang memadai untuk memudahkan kursi roda. Gambar: Ayanda Ndamane / Kantor Berita Afrika (ANA)
Ibu Mbalentle, Bulelwa Foto, tinggal di pemukiman informal dan rumahnya tidak memiliki ruang yang cukup untuk menampung kursi roda, juga daerah tempat tinggalnya tidak memiliki infrastruktur yang memadai untuk memudahkan kursi roda. Gambar: Ayanda Ndamane / Kantor Berita Afrika (ANA)
Mbalentle Foto, 12, tidak bisa berjalan dan ibunya, Bulelwa, terpaksa menggendongnya di tempat yang tidak bisa diakses kursi rodanya. Gambar: Ayanda Ndamane / Kantor Berita Afrika (ANA)
Mbalentle Foto, 12, tidak bisa berjalan dan ibunya, Bulelwa, terpaksa menggendongnya di tempat yang tidak bisa diakses kursi rodanya. Gambar: Ayanda Ndamane / Kantor Berita Afrika (ANA)
Mbalentle Foto, 12, tidak bisa berjalan dan ibunya, Bulelwa, terpaksa menggendongnya di tempat yang tidak bisa diakses kursi rodanya. Gambar: Ayanda Ndamane / Kantor Berita Afrika (ANA)
Ibu Mbalentle, Bulelwa Foto, tinggal di pemukiman informal dan rumahnya tidak memiliki ruang yang cukup untuk menampung kursi roda, juga daerah tempat tinggalnya tidak memiliki infrastruktur yang memadai untuk memudahkan kursi roda. Gambar: Ayanda Ndamane / Kantor Berita Afrika (ANA)
Ibu Mbalentle, Bulelwa Foto, tinggal di permukiman informal dan rumahnya tidak memiliki ruang yang cukup untuk menampung kursi roda, juga daerah tempat tinggalnya tidak memiliki infrastruktur yang memadai untuk memudahkan kursi roda. Gambar: Ayanda Ndamane / Kantor Berita Afrika (ANA)
Ibu Mbalentle, Bulelwa Foto, tinggal di pemukiman informal dan rumahnya tidak memiliki ruang yang cukup untuk menampung kursi roda, juga daerah tempat tinggalnya tidak memiliki infrastruktur yang memadai untuk memudahkan kursi roda. Gambar: Ayanda Ndamane / Kantor Berita Afrika (ANA)

Tanjung Argus


Posted By : Keluaran HK