Ilmuwan membuat tikus yang lumpuh bisa berjalan kembali

Ilmuwan membuat tikus yang lumpuh bisa berjalan kembali


Oleh Reuters 4 jam yang lalu

Bagikan artikel ini:

Oleh Stephane Nitschke dan Zuzanna Szymanska

Peneliti Jerman telah memungkinkan tikus yang lumpuh setelah cedera tulang belakang untuk berjalan lagi, membangun kembali hubungan saraf yang sampai sekarang dianggap tidak dapat diperbaiki pada mamalia dengan menggunakan protein perancang yang disuntikkan ke otak.

Cedera saraf tulang belakang pada manusia, seringkali disebabkan oleh olahraga atau kecelakaan lalu lintas, membuat mereka lumpuh karena tidak semua serabut saraf yang membawa informasi antara otot dan otak dapat tumbuh kembali.

Tetapi para peneliti dari Ruhr University Bochum berhasil merangsang sel saraf tikus yang lumpuh untuk beregenerasi menggunakan protein perancang.

“Hal khusus tentang penelitian kami adalah bahwa protein tidak hanya digunakan untuk merangsang sel-sel saraf yang memproduksinya sendiri, tetapi juga dibawa lebih jauh (melalui otak),” kata kepala tim Dietmar Fischer kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

“Dengan cara ini, dengan intervensi yang relatif kecil, kami merangsang sejumlah besar saraf untuk beregenerasi dan pada akhirnya itulah alasan mengapa tikus bisa berjalan lagi.”

Seekor tikus yang pulih dari kelumpuhan terlihat di laboratorium di Universitas Ruhr, tempat para ilmuwan menemukan cara untuk memulihkan kemampuan berjalan pada tikus yang lumpuh setelah cedera tulang belakang total, di Bochum, Jerman. Gambar: Leon Kuegeler / Reuters

Hewan pengerat lumpuh yang menerima pengobatan mulai berjalan setelah dua hingga tiga minggu, katanya.

Perawatan melibatkan menyuntikkan pembawa informasi genetik ke otak untuk menghasilkan protein, yang disebut hyper-interleukin-6, menurut situs web universitas.

Tim sedang menyelidiki apakah pengobatan dapat ditingkatkan.

“Kami juga harus melihat apakah metode kami berhasil pada mamalia yang lebih besar. Kami akan memikirkan babi, anjing atau primata, misalnya,” kata Fischer.

Seekor tikus lumpuh dikeluarkan dari kandangnya di laboratorium di Universitas Ruhr, tempat para ilmuwan menemukan cara untuk memulihkan kemampuan berjalan pada tikus yang lumpuh setelah cedera tulang belakang total, di Bochum, Jerman. Gambar: Leon Kuegeler / Reuters

“Kalau begitu, jika berhasil di sana, kami harus memastikan bahwa terapinya juga aman untuk manusia. Tapi itu pasti akan memakan waktu bertahun-tahun.”


Posted By : Keluaran HK