Jozini kebanjiran saat badai tropis Eloise meninggalkan jejak kehancuran

Jozini kebanjiran saat badai tropis Eloise meninggalkan jejak kehancuran


Oleh Thobeka Ngema 2m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Durban – JOZINI adalah salah satu yang paling terpukul oleh efek badai tropis Eloise, saat hujan lebat melanda KwaZulu-Natal utara sejak Minggu malam.

Beberapa bagian dari Kotamadya Lokal Jozini dibiarkan banjir.

Pemerintahan Koperasi dan Urusan Tradisional (Cogta) MEC Sipho Hlomuka mengatakan sejak Minggu, hujan lebat dilaporkan terjadi di distrik uMkhanyakude, dan sebagian distrik Raja Cetshwayo dan Zululand.

Cogta mengatakan tim manajemen bencana telah menanggapi kasus-kasus yang berkaitan dengan kondisi cuaca buruk.

Menurut Cogta, di eMkhonjeni, di Jozini, sebuah keluarga harus dievakuasi saat rumahnya terendam banjir.

Kejadian lain terjadi di Abaqulusi, di Esilwen, di mana sebuah rumah roboh pada Senin dini hari, menyebabkan dua orang terluka. Mereka dibawa ke rumah sakit dan kemudian dipulangkan.

Cogta mengatakan, warga di Lima Besar-Hlabisa, Jozini, Mtubatuba dan uMhlabuyalinga didesak untuk waspada dan mendengarkan stasiun radio komunitas mereka untuk mendapatkan informasi terkini tentang kondisi cuaca.

Beberapa bagian Jozini dibanjiri banjir saat hujan lebat melanda pemerintah kota setempat antara Minggu dan Senin. | DIPASOK

Dinas Cuaca Afrika Selatan (SAWS) telah mengeluarkan peringatan untuk hujan yang mengganggu dan angin yang merusak di sekitar KZN utara antara Minggu dan Senin.

Peramal cuaca SAWS, Wisani Maluleke, mengatakan sejumlah besar hujan turun di bagian timur laut KZN.

Maluleke mengatakan, hingga Senin pagi, tercatat curah hujan 205mm di Charters Creek, 144mm di Mbazwana dan 122mm di Makhathini.

Dia mengatakan daerah lain yang menerima curah hujan yang cukup besar adalah Mthunzini, Teluk Richards dan Pemandangan Sungai, merekam antara 58mm dan 74.6mm.

Maluleke mengatakan mereka memperkirakan curah hujan pada hari Selasa, tetapi tidak banyak.

Dia mengatakan ada kemungkinan sinar matahari pada Selasa di provinsi itu.

“Empat hingga lima hari ke depan, kami akan kembali ke cuaca badai petir yang lebih normal pada sore hari,” kata Maluleke.

Pada Senin pagi, SAWS mengatakan Eloise, yang sekarang merupakan depresi darat, terletak di sepanjang perbatasan Limpopo dan Botswana. Limpopo, Gauteng, Mpumalanga, KZN dan timur laut barat berawan, berangin dan hujan. Hujan lebat atau terus menerus akan mengakibatkan banjir di KZN bagian utara, Mpumalanga bagian timur dan Limpopo barat daya.

Sementara itu, Eskom dalam pernyataannya mengatakan tidak ada gangguan besar pada operasi karena hujan deras terus berlanjut di Mpumalanga, Limpopo dan sebagian KZN.

“Kabel listrik di beberapa bagian provinsi Mpumalanga, Limpopo dan utara KZN memang mengalami pemadaman lokal sebagai akibat dari pohon dan tiang yang jatuh pada kabel listrik di kabupaten-kabupaten ini,” bunyi pernyataan itu.

Berita harian


Posted By : Hongkong Pools