Kasus polisi Bayview tertunda selama 6 bulan


Oleh Zainul Dawood Waktu artikel diterbitkan 10m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Durban – Sidang pengadilan terkait dugaan keterlibatan seorang polisi Bayview dalam menjual peralatan polisi kepada penjahat telah ditunda selama enam bulan setelah hakim dinyatakan sakit.

Petugas Surat Perintah Polisi Samuel Govindasamy, 46, muncul di Pengadilan Regional Durban pada hari Selasa. Direktorat Investigasi Kejahatan Prioritas (DPCI-Hawks) menangkap petugas kebersihan kantor polisi Govindasamy dan Bayview Inderaj Bisoondaram, 54, pada 2017.

Menurut lembar dakwaan, Govindasamy diduga mencuri magazine 14 x 9mm, 50 peluru hidup, 46 peluru senapan R5, 19 peluru peluru tajam dan peluru peluru 49 x 9mm.

Dia juga dituduh mencuri 11 rompi antipeluru, radio polisi dan barang-barang seragam SAPS, termasuk sarung senjata api, celana panjang, kemeja dan rok, dari kantor polisi di dalam dan sekitar Chatsworth.

Keduanya dituduh melanggar Undang-Undang Pencegahan Kejahatan Terorganisir. Duo ini diduga mencuri barang-barang itu dan menjualnya pada 21 April 2017 seharga R8 800 di Chatsworth dan lebih banyak lagi pada 28 April 2017 seharga R10 000 dekat sekolah dasar di kotapraja. Govindasamy dibebaskan dengan jaminan.

Juru bicara DPCI-Hawks Kapten Simphiwe Mhlongo mengatakan bahwa antara April dan Oktober 2017, keduanya menjual peralatan polisi, termasuk rompi antipeluru, semprotan merica, peluru tajam, dan barang-barang seragam polisi.

Pengacara Govindasamy, Sasha Lee, mengatakan tanggal persidangan telah ditetapkan untuk minggu ini tetapi karena keadaan yang tidak terduga harus dikembalikan ke Agustus 2021. Hakim, yang tidak dapat disebutkan namanya, sedang menjalani prosedur medis.

Mhlongo mengatakan pada 4 Februari 2021 Bisoondaram divonis lima tahun penjara karena berbagai dakwaan termasuk korupsi.

Bisoondaram dinyatakan bersalah pada November tahun lalu atas persekongkolan untuk melakukan korupsi, korupsi, kepemilikan tidak sah atas properti curian, pemakaian atau penggunaan seragam polisi secara tidak sah, kepemilikan amunisi dan pencurian secara tidak sah.

Petugas kebersihan selanjutnya dijatuhi hukuman penjara 12 bulan karena memiliki amunisi yang melanggar hukum. Kalimat akan berjalan bersamaan.

[email protected]

Berita harian


Posted By : Hongkong Pools