Kecelakaan di jalan merupakan pembunuh terbesar anak-anak di SA

Kecelakaan di jalan merupakan pembunuh terbesar anak-anak di SA


Oleh Ntando Makhubu 27 Okt 2020

Bagikan artikel ini:

Pretoria – Kecelakaan di jalan raya adalah salah satu pembunuhan terbesar anak-anak di Afrika Selatan, baik di dalam kendaraan maupun sebagai pejalan kaki.

Namun para ahli mengatakan banyak yang bisa dilakukan, seperti memasang sabuk pengaman pada anak-anak dan menjauhkan pengemudi yang mabuk dari jalan.

Menurut Road Traffic Management Corporation (RTMC) tahun lalu, 1.017 anak meninggal, dan 45.000 dirawat di rumah sakit karena cedera yang dideritanya dalam kecelakaan di jalan raya. Bagi banyak orang, hidup mereka berubah tanpa bisa ditarik kembali.

Kata RTMC dalam kampanye “Buckle Them Up” untuk memperingati Bulan Transportasi: “Tabrakan adalah penyebab utama kematian dan cedera anak di bawah usia 14 tahun”.

Dalam diskusi online di mana mereka menjamu para ahli, di antaranya dari industri motor, asuransi jangka pendek, perwakilan sektor non-pemerintah dan publik, terungkap bahwa membiarkan anak-anak terikat di dalam dan di luar jalan yang sibuk bisa menjadi penyelamat hidup.

Kematian anak merupakan 8% dari total jumlah kematian lalu lintas jalan raya di negara itu tahun lalu. Sebagian besar dari mereka meninggal saat tertabrak saat berjalan, dengan yang lainnya terluka saat berada di dalam kendaraan bermotor yang terlibat dalam tabrakan.

Manajer RTMC untuk analisis dan pelaporan data, Magadi Gainewe, mengatakan lebih dari separuh kematian anak di jalan terjadi di tiga provinsi; KwaZulu-Natal, Gauteng dan Eastern Cape.

Yolande Baker dari Child Safe mengatakan untuk setiap anak yang meninggal akibat kecelakaan di jalan raya, 45 orang terluka. “Anak-anak yang selamat dari kecelakaan lalu lintas sering dirawat karena cedera kepala, leher, dada, dan perut,” katanya.

Anak-anak juga dapat mengembangkan gangguan stres pasca-trauma, fobia, kecemasan, dan kilas balik dari kecelakaan mereka. Para peserta sepakat bahwa pengekangan seperti kursi anak dan sabuk pengaman adalah cara paling penting untuk mencegah cedera dan kematian anak.

Kursi mobil dapat mengurangi kematian anak hingga 71% dan cedera sebesar 67% jika selalu dan digunakan dengan benar, kata Peggy Mars dari Wheels Well.

Pretoria News


Posted By : Singapore Prize