Kekhawatiran tetap tentang e-tolls di Gauteng

Kekhawatiran tetap tentang e-tolls di Gauteng


Oleh Noni Mokati 3 jam yang lalu

Bagikan artikel ini:

Johannesburg – Masalah e-toll masih membekas di benak banyak orang karena pemerintah belum menyelesaikan keputusannya tentang masalah yang diperdebatkan tersebut.

Menteri Perhubungan Fikile Mbalula belum lama ini berulang kali menyatakan kepada media bahwa masalah e-tolls harus segera diselesaikan agar fokusnya dapat dialihkan ke proyek infrastruktur jalan lainnya. Dia juga menunjukkan bahwa terserah Kabinet untuk membuat keputusan akhir tentang pendanaan e-toll setelah konsultasi di seluruh industri di departemennya.

Bahkan tanpa kejelasan, SA National Roads Agency Ltd (Sanral) telah berulang kali menyatakan bahwa e-toll tetap ada.

Pernyataan ini tidak banyak membantu meredakan kemarahan dari partai politik Gauteng.

ANC di Gauteng mengatakan pihaknya tetap menentang sistem tersebut meskipun perdebatan tentangnya telah sangat terbagi dalam pemerintahan.

Bones Modise, juru bicara ANC di Gauteng, mengatakan partai di provinsi itu tidak tertarik dengan diskusi yang tidak membahas penghapusan sistem e-tolls.

“Kami tidak mengubah pendirian kami, jadi segala sesuatu yang tidak menunjukkan fakta bahwa e-toll telah dihapuskan tidak akan didukung oleh ANC Gauteng. E-toll adalah beban mereka sendiri dan harus dihapus,” Modise bersikeras.

EFF menyalahkan ANC karena kurangnya pengambilan keputusan.

Ketua EFF di Gauteng Itani Mukwevho mengatakan warga seharusnya tidak menaruh harapan mereka pada ANC untuk mendapatkan resolusi atas kisah tersebut.

“ANC lah yang menggalang dan mendorong penerapan e-tolls. Jadi tidak ada yang akan dilakukan pemerintah terhadap e-tolls karena merekalah yang menghasilkan uang. Kita tidak butuh itu di Gauteng,” Kata Mukwevho.

DA MPL Fred Nel memiliki keprihatinan yang sama tetapi juga menyoroti kebutuhan yang lebih mendesak agar masalah e-tolls diselesaikan karena peraturan yang telah diubah yang mengatur ajudikasi administratif pelanggaran lalu lintas jalan (Aarto) akan mulai berlaku tahun depan.

Mbalula membuat rancangan peraturan yang dapat membuat pengendara dikenai denda besar karena mengabaikan pemberitahuan pembayaran e-toll.

“Urgensi finalitas menjadi lebih mendesak karena potensi penerapan peraturan Aarto setelah Desember. Ini akan membuat pengendara dikenai denda karena mengabaikan denda e-toll.

” Ini bisa menjadi hambatan besar pada kemampuan mereka untuk memperbarui lisensi; Kami membutuhkan penyelesaian sebelum peraturan Aarto berlaku.

” Aarto jangan sampai dipakai memaksa orang bayar e-toll. Kedua hal itu harus ditangani secara terpisah, “kata Nel.

Biro Politik


Posted By : http://54.248.59.145/