Kwinana membantah memberikan bisnis kepada pengacara yang dikontrak oleh SAA, namun mengaku mendapatkan pinjaman besar untuk temannya

Mantan anggota dewan SAA Yakhe Kwinana membantah memberikan bisnis kepada mendiang Mbuleli Kolisi


Oleh Loyiso Sidimba 2 jam yang lalu

Bagikan artikel ini:

JOHANNESBURG – Mantan anggota dewan SA Airways Yakhe Kwinana pada Sabtu membantah telah memberikan bisnis kepada mendiang pengacara Mbuleli Kolisi, yang meninggal pada Juli sebelum bersaksi di komisi penyelidikan penangkapan negara.

Kwinana, seorang akuntan yang sebelumnya menjabat sebagai ketua SAA Technical (SAAT), mengatakan kepada komisi bahwa Kolisi telah dikontrak untuk menjalankan sidang disipliner mantan eksekutif SAA Dr. Masimba Dahwa

“Saya tidak pernah menandatangani satu kontrak pun yang melibatkan Kolisi,” katanya.

Pada hari Selasa, Kwinana mengungkapkan bahwa dia memfasilitasi pinjaman senilai R819.000 untuk sesama jemaah melalui perusahaan pemasok Teknis SAA.

Kwinana mengaku memfasilitasi pinjaman R819.000 dari BMK Attorneys, firma hukum milik Kolisi, yang dikontrak oleh perusahaan pelat merah yang dipimpinnya untuk sesama jemaah setelah mendapat tender dari entitas yang sama.

Pemimpin bukti Kate Hofmeyr menuduh Kwinana sebagai saksi yang tidak jujur ​​setelah gagal menyerahkan laporan keuangan yang merinci hubungan bisnisnya dengan JM Aviation Vuyo Ndzeku,

Kwinana mengaku tidak menyerahkan pernyataan tersebut kepada komisi karena dia tidak memiliki dokumen lengkap saat diminta oleh Hofmeyr.

“Itu tidak benar,” kata Ketua Komisi Wakil Ketua Mahkamah Agung Raymond Zondo.

Kwinana mengatakan ini adalah kelalaian di pihaknya.

Dia juga membela hubungan bisnisnya dengan Ndzeku, dengan mengatakan itu hanya dimulai setelah dia meninggalkan SAAT.

Menurut Hofmeyr, hubungan bisnis Kwinana dengan Ndzeku dirancang untuk mempengaruhinya selama masa jabatannya di SAAT dan ada bukti bahwa itu mungkin merupakan skema yang cerdas.

“Bahkan sebelum saya mengundurkan diri tidak ada salahnya menerima uang dari JM Aviation,” kata Kwinana yang menegaskan bahwa R4,2 juta yang diterimanya dari Ndzeku dan istrinya merupakan bagian dari transaksi bisnis yang sah.

Awal pekan ini, Kwinana membantah telah meminta suap dari mitra bisnis Ndzeku, AAR Corporation, yang sejalan dengan kontrak senilai R1,2 miliar untuk memasok SAAT dengan komponen pesawat.

Komisi dilanjutkan pada hari Senin.

IOL


Posted By : Togel Singapore