LIVE FEED: Pertanyaan Tangkap Negara

LIVE FEED: Pertanyaan Tangkap Negara


Oleh Baldwin Ndaba 14m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Johannesburg – Komisi Zondo akan terus mendengarkan bukti terkait Denel pada Selasa.

Mantan kepala keuangan Grup Denel Fikile Mhlontlo diharapkan untuk mengambil sikap.

Pada hari Senin, komisi mendengar bahwa kesulitan keuangan di pabrik senjata milik negara dapat menimbulkan ancaman serius bagi keamanan negara karena diduga gagal menyelesaikan pembuatan peralatan militer utama tepat waktu.

Pembangunan beberapa kendaraan lapis baja telah tertunda lebih dari 11 tahun dan tidak ada tindakan yang diambil terhadap pejabat karena melalaikan tugas.

Komisi mendengar bukti dari berbagai ahli persenjataan termasuk dari Sipho Mkhwanazi – penjabat kepala eksekutif Armscor Group.

Mkhwanazi mengatakan kepada Komisi bahwa kontrak untuk proyek Hoefyster yang akan selesai pada tahun 2012, kemungkinan besar akan dikirim pada tahun 2023 menambahkan penundaan itu karena keadaan keuangan yang genting yang saat ini dialami Denel.

“Masalah keuangan Denel semakin parah. Mereka tidak dapat membayar gaji karyawan mereka. Mereka membutuhkan Rp130 ​​juta untuk membayar gaji para pekerjanya. Mereka juga berutang kepada pemasok lebih dari R700 juta. Kemungkinan proyek Hoefyster ambruk karena Denel tidak mampu membayar pemasoknya, ”kata Mkhwanazi.

Menurut dia, Denel membutuhkan dana talangan sebesar Rp1,8 miliar dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah internalnya termasuk kewajiban kepada pemasoknya.

Lebih lanjut Mkhwanazi mengakui, telah terjadi keterlambatan besar yang dilakukan Denel dalam memberikan pengiriman kendaraan lapis baja tepat waktu.

Biro Politik


Posted By : Keluaran HK