Makhura mengunjungi Rumah Sakit Steve Biko setelah adegan kacau fasilitas terungkap di media sosial

Makhura mengunjungi Rumah Sakit Steve Biko setelah adegan kacau fasilitas terungkap di media sosial


Oleh Jonisayi Maromo 3m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Pretoria – Perdana Menteri Gauteng David Makhura pada hari Senin dijadwalkan mengunjungi Rumah Sakit Akademik Steve Biko di Tshwane yang sedang berjuang melawan jumlah pasien Covid-19 yang terus meningkat.

Rumah sakit ini menjadi trending di media sosial, dengan foto dan video yang menunjukkan tenda-tenda yang penuh sesak dengan pasien yang mendapat oksigen.

Pada hari Minggu, departemen kesehatan Gauteng memastikan bahwa beberapa foto memang diambil di rumah sakit.

“Fasilitas tersebut mencatat peningkatan tajam dalam jumlah pasien Covid-19 sejak Desember 2020,” kata juru bicara kesehatan Gauteng Kwara Kekana.

Peningkatan jumlah pasien “yang lebih sakit dan membutuhkan perawatan kritis”, dengan beberapa datang dalam kelompok dan memberikan tekanan serius pada fasilitas tersebut, katanya.

“Sebagian pasien yang dirawat di RS tersebut berasal dari fasilitas swasta karena keterbatasan tempat, sementara yang lain rujukan dari provinsi lain seperti Barat Laut, Mpumalanga dan Limpopo,” tambah Kekana.

Awal tahun lalu, departemen kesehatan Gauteng mengubah Rumah Sakit Distrik Tshwane menjadi fasilitas perawatan Covid-19 yang ketat dalam kemitraan dengan Steve Biko, mengubah dua rumah sakit pemerintah populer yang terletak bersebelahan menjadi sebuah kompleks.

Tetapi Kekana mengatakan kompleks itu berada di bawah tekanan terutama berkaitan dengan pasien yang membutuhkan perhatian spesialis segera yang hanya bisa dirawat di rumah sakit tertentu.

“Pintu masuk unit gawat darurat Rumah Sakit Akademik Steve Biko memiliki area yang memiliki atap, dirancang untuk menangani bencana terutama pasien dalam kategori darurat prioritas 3, di mana pasien yang gambarnya ada di media sosial termasuk,” ujarnya.

Sistem kesehatan publik dan swasta di Gauteng memiliki sistem pengalihan ambulans di mana ambulans mendapatkan informasi tentang layanan apa yang berada di bawah tekanan di salah satu rumah sakit.

“Dengan pasien non-Covid-19 layanan tersebut dapat dimanfaatkan, tetapi untuk pasien Covid-19 semua rumah sakit kebanjiran. Pasien Covid-19 membutuhkan perawatan segera. Pihak rumah sakit memutuskan bahwa tidak akan ada pengalihan ambulans ke fasilitas lain, dan pasien tidak boleh berpaling selama ada ruang yang bisa menampung pasien secara penuh untuk memastikan lebih banyak orang yang dilayani, ”kata Kekana .

Fasilitas tersebut memasang dua tenda tambahan untuk mengakomodasi peningkatan jumlah pasien yang datang ke fasilitas tersebut, katanya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berpuas diri. Intervensi nonfarmasi seperti pemakaian masker, kebersihan tangan yang baik, sanitasi, menghindari tempat tertutup dan keramaian tetap menjadi sentral dalam mencegah penyebaran Covid-19 lebih lanjut, ”pinta Kekana.

Bintang


Posted By : Keluaran HK