Menteri pembangunan sosial mengunjungi taman yang menanam makanan untuk tempat penampungan Athlone

Menteri pembangunan sosial mengunjungi taman yang menanam makanan untuk tempat penampungan Athlone


Oleh Mthuthuzeli Ntseku 19m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Cape Town – Menteri Pembangunan Sosial Lindiwe Zulu telah menekankan pentingnya pemerintah memastikan bahwa ada keberlanjutan dalam proyek berbasis masyarakat yang didukungnya.

Zulu berbicara kemarin di Athlone di mana dia mengunjungi Pusat Perempuan dan Anak Saartjie Baartman sebagai bagian dari program penjangkauan departemen menjelang Pidato Kenegaraan hari ini.

Dia juga menyerahkan cek senilai R300 000 kepada Mhani Gingi Trust, sebuah LSM lokal di Manenberg yang memberdayakan para penyintas kekerasan berbasis gender dengan keterampilan kewirausahaan dan sarana untuk membangun kembali kehidupan mereka.

Zulu, yang kembali ke LSM untuk kedua kalinya sejak 2019, mengatakan pemerintah tidak bisa melompat dari satu proyek ke proyek lainnya, hanya untuk menyadari bahwa proyek tersebut telah runtuh. Dia mengatakan proyek runtuh ketika dukungan tidak berkelanjutan.

“Yang terpenting adalah pendanaan harus disalurkan, dan dasarnya adalah berusaha agar keberlanjutan terus berjalan. Yang paling penting bagi saya adalah apa pun yang diproduksi di sini akan masuk ke kebun masyarakat. Ini tentang bagaimana kebun komunitas ini dipertahankan.

“Ini tentang memastikan bahwa pemerintah provinsi dan daerah mendukung kebun masyarakat, karena dari sanalah perempuan yang berjuang juga bisa dibantu. Juga tentang pelatihan yang perlu dilakukan di sini, jadi departemen lain akan melihat bagaimana mereka dapat mendukung. Saya puas dengan apa yang saya lihat tapi saya pikir mereka masih bisa berbuat lebih banyak, ”kata Zulu.

Direktur pendiri Mhani Gingi Lillian Masebenza mengatakan banyak wanita yang mencari perlindungan di tempat penampungan harus kembali ke kondisi yang sama dan menghadapi pelaku kekerasan yang sama.

“Mereka perlu dibekali dengan keterampilan, tidak hanya diberdayakan secara emosional, tetapi juga secara ekonomi, untuk memperbaiki situasi mereka dan untuk melepaskan diri dari keadaan yang melecehkan. Proyek-proyek tersebut juga menghasilkan pendapatan bagi penerima manfaat dan menyediakan makanan untuk konsumsi yang memasok dapur penampungan, ”katanya.

Masebenza mengatakan, proyek-proyek tersebut adalah tentang melakukan sesuatu, bukan hanya berbicara tentang pandemi kekerasan terhadap perempuan dan anak serta tantangan lain yang dihadapi kelompok rentan di masyarakat.

Direktur Saartjie Baartman Center for Women and Children Bernadine Bachar mengatakan pusat tersebut telah membentuk kemitraan dengan Mhani Gingi yang berupaya untuk mengurangi kerawanan pangan.

“Warga tempat penampungan dilatih untuk menanam dan merawat tanaman pangan. Program ini juga berupaya untuk memaksimalkan aspek terapeutik dari berkebun, yang sangat bermanfaat bagi para survivor.

“Pusat ini juga mengadakan lokakarya di mana penduduk diajari membuat makanan bergizi dan sehat dari tanaman yang mereka tanam. Saat keluar dari penampungan, para penyintas dibekali bibit dan peralatan agar bisa bercocok tanam sendiri begitu sampai di rumah, ”kata Bachar.

Tanjung Argus


Posted By : Keluaran HK