Merokok ganja secara signifikan merusak penglihatan, studi menemukan

Merokok ganja secara signifikan merusak penglihatan, studi menemukan


Oleh Reporter Staf 4 jam yang lalu

Bagikan artikel ini:

Cape Town – Sebuah studi internasional yang dilakukan oleh University of Granada menunjukkan bahwa merokok ganja secara signifikan mengubah fungsi visual utama, seperti ketajaman visual, sensitivitas kontras, penglihatan tiga dimensi (stereopsis), kemampuan untuk fokus, dan sensitivitas silau.

Namun, lebih dari 90% pengguna percaya bahwa penggunaan ganja tidak berpengaruh pada penglihatan mereka, atau hanya memiliki efek kecil.

Sekelompok peneliti dari Departemen Optik Universitas Granada (UGR) telah mempelajari efek merokok ganja pada berbagai parameter visual dibandingkan dengan efek yang dirasakan pengguna obat terhadap penglihatan mereka.

Studi ini, dipimpin oleh Carolina Ortiz Herrera dan Rosario González Anera, telah dipublikasikan di jurnal Scientific Reports. Penulis utamanya, Sonia Ortiz Peregrina, menjelaskan bahwa penggunaan ganja sedang meningkat meskipun merupakan obat-obatan terlarang. Menurut Survei nasional tentang Alkohol, Narkoba, dan Kecanduan Lain di Spanyol 2019 hingga 2020, penggunaan ganja secara nasional telah meningkat sejak 2011, dengan 37% orang dewasa Spanyol telah menggunakan obat ini pada beberapa waktu. Sekitar 10% mengkonsumsinya dalam setahun terakhir.

Dalam studi ini, yang mendapat persetujuan dari Komite Etika Penelitian Manusia UGR (ref. 921 / CCEIH / 2019), uji visual menyeluruh dilakukan pada 31 pengguna ganja, baik ketika mereka tidak mengonsumsi zat apa pun sebelumnya dan juga ketika mereka di bawah pengaruh obat. Para peneliti juga mempelajari persepsi peserta tentang efek visual setelah mengonsumsi obat ini.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah konsumsi, aspek visual seperti ketajaman visual, sensitivitas kontras, penglihatan tiga dimensi (stereopsis), kemampuan fokus, dan sensitivitas silau memburuk secara signifikan. Meskipun demikian, tidak semua subjek melaporkan memburuknya penglihatan mereka setelah merokok ganja. Memang, 30% melaporkan bahwa penglihatan mereka tidak terganggu sama sekali, sementara 65% menjawab bahwa penglihatan mereka hanya sedikit memburuk. Para penulis mencatat bahwa parameter visual yang paling kuat terkait dengan persepsi pengguna tentang efek visual adalah sensitivitas kontras.

Studi ini menemukan efek negatif pada semua parameter visual yang dievaluasi, dengan efek ganja pada beberapa parameter yang dianalisis untuk pertama kalinya dalam penelitian ini. Hasil ini, bersama dengan kurangnya kesadaran bahwa peserta mempresentasikan tentang gangguan penglihatan yang disebabkan oleh merokok ganja, menunjukkan perlunya melakukan kampanye peningkatan kesadaran, karena kerusakan penglihatan ini dapat menimbulkan bahaya saat melakukan tugas sehari-hari. – Newswise


Posted By : Data SDY