Museum besar untuk mengabadikan kemegahan Mesir kuno

Museum besar untuk mengabadikan kemegahan Mesir kuno


Oleh Chad Williams 19 Okt 2020

Bagikan artikel ini:

Grand Egyptian Museum (GEM) yang sedang dibangun akan menjadi museum arkeologi terbesar di dunia yang didedikasikan untuk satu peradaban ketika dibuka pada tahun 2021.

GEM, yang terletak di sebelah barat Kairo dengan latar belakang piramida Giza, dimaksudkan untuk dibuka tahun ini, tetapi karena pandemi Covid-19, tanggal pembukaan dibatalkan oleh Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi.

Menurut media lokal, penyelesaian pekerjaan konstruksi di GEM telah mencapai 97 persen.

Pemasangan 55 buah di Tangga Besar telah selesai. Tangga itu akan menampung sekitar 72 monumen Mesir terpenting dan terbesar dari raja-raja Mesir, tulis Egypt Today.

Sementara itu, negara sedang berupaya menghubungkan piramida dataran tinggi, yang membentang seluas 3.500 acre (sekitar 1.400 hektar), dengan GEM, yang membentang seluas 120 acre (sekitar 50ha), dan Shooting Club di sekitar 120 acre.

Egypt Today melaporkan bahwa seluruh area seluas 3.750 hektar (sekitar 1.500ha) akan berfungsi seperti museum terbuka yang terhubung dengan museum tertutup, menjadikan GEM museum pertama sebesar ini di dunia, dan koleksi barang antik terbesar di dunia milik satu warisan budaya.

GEM juga akan menampilkan 5.000 relik dari koleksi Tutankhamun, termasuk 2.000 artefak yang akan ditampilkan untuk pertama kalinya.

“Museum Agung Mesir adalah hadiah dari Mesir untuk seluruh dunia,” kata Menteri Pariwisata dan Purbakala Khaled el-Enany yang dikutip The Guardian.

Menurut The Guardian, para pejabat berharap GEM akan menarik lima juta pengunjung setiap tahun, membantu meningkatkan pariwisata dan, pada gilirannya, keuangan negara.

Sementara itu, jumlah peti mati tersegel yang ditemukan di penggalian arkeologi di kuburan kuno Saqqara yang luas telah bertambah dari 13 menjadi 59 hanya dalam satu bulan dan akan ada lebih banyak lagi yang akan datang, kata Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir baru-baru ini.

Selain penemuan peti mati, 28 patung dewa Soker dan sejumlah besar maskot dan patung juga ditemukan.

Tiga sumur pemakaman di kedalaman yang berbeda antara 10m dan 12m ditemukan, mengungkapkan 59 peti mati kayu tertutup berwarna-warni yang berjajar di atas satu sama lain, yang semuanya akan dipajang di GEM.

Kantor Berita Afrika (ANA); Diedit oleh Yaron Blecher


Posted By : Joker123