Musisi dituduh melakukan pemerkosaan

Predator seks yang diduga diberikan jaminan R10 000


Oleh Shanice Naidoo 19m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Seorang musisi jazz Cape Town yang terkenal menghadapi dakwaan perawatan seksual setelah dituduh melakukan pemerkosaan dan penyerangan seksual.

Musisi itu membuat penampilan keduanya di Pengadilan Blue Downs Magistrate kemarin pagi.

Otoritas Penuntutan Nasional (NPA) mengkonfirmasi dakwaan tambahan.

Juru bicara NPA Eric Ntabazalila. Gambar: Henk Kruger / ANA / Kantor Berita Afrika

Juru bicara NPA Eric Ntabazalila berkata: “Kasus musisi jazz Cape Town sedang bergulir di Pengadilan Magistrate Blue Downs pagi ini. Dia didakwa dengan pemerkosaan, penyerangan seksual dan perawatan seksual. “

Musisi, yang masih belum bisa disebutkan namanya seperti yang diperintahkan oleh hakim, pertama kali muncul pada Juli setelah diketahui seorang korban berusia 21 tahun membuka kasus terhadapnya. Dia dibebaskan dengan jaminan R1 000,

dengan kondisi.

Pemain berusia 21 tahun itu diyakini telah mengalami pelecehan seksual dari usia 14 tahun hingga tahun lalu. Dipahami masih ada lebih banyak korban yang belum melapor.

Terdakwa telah berbagi panggung dengan banyak orang terkenal

seniman dan dulu

wakil ketua nasional sementara dari Serikat Buruh Musisi Afrika Selatan.

Ntabazalila mengatakan kasus itu ditunda hingga 26 Februari untuk penyelidikan lebih lanjut.

Pengacara Cape Town, Joy van der Heyde mengatakan bahwa dengan perawatan seksual, Negara harus membuktikan bahwa korban telah menyesuaikan diri dengan pemikiran seksual.

“Akan ada hal-hal seperti penggunaan pornografi atau hadiah sebagai imbalan atas perilaku tertentu dan manipulasi untuk berpikir dengan cara tertentu,” katanya.

“Pemangsa akan mengarahkan korban ke posisi di mana anak menganggap itu normal dan hanya ketika mereka lebih besar mereka melepaskan bahwa itu salah,” katanya.

Ia menambahkan, dalam kasus seperti ini, korban akan sering menjalani viktimisasi sekunder atau menyalahkan korban ketika melapor.

“Orang kadang-kadang melawan mereka dan itu membuat mereka berpikir bahwa maju adalah salah. Pembela sering menggunakan taktik seperti mereka memberikan persetujuan dan menggambarkan apa yang mereka inginkan, ”kata Van der Heyde.

Dia mengatakan ini mempengaruhi kesehatan mental korban dan menyebabkan hal-hal seperti gangguan stres pasca trauma (PTSD), depresi dan gangguan kepribadian.

Dia menambahkan, para korban dalam hal-hal seperti ini harus mencari terapi meskipun ada stigma. Terdakwa masih tidak bisa disebutkan namanya seperti yang diperintahkan oleh hakim.

Ayah korban mengatakan dia akan menahan semua komentar sampai kasusnya selesai seperti yang disarankan oleh pihak berwenang. | Pelaporan tambahan oleh IOL


Posted By : Data SDY