MUT berhasil mendaftarkan 7.244 siswa online

MUT menemukan kesamaan dengan SRC


Oleh Reporter Staf 27m yang lalu

Bagikan artikel ini:

KAMI ADALAH ZUNGU BERUNTUNG

DURBAN – Universitas Teknologi Mangosuthu (MUT) pada hari Senin mengeluarkan pernyataan yang memvalidasi keberhasilan aplikasi online-nya.

“Pendaftaran untuk mahasiswa baru dan yang kembali berjalan lancar di universitas,” kata juru bicara MUT Mbali Mkhize.

“Sejauh ini kami telah mendaftarkan lebih dari 7,244 siswa secara online,” kata Zoliswa Gqamane, wakil registrar: Administrasi Akademik. Menurut Gqamane, semua stasiun pendaftaran berfungsi.

Mkhize juga mengatakan kedua kampus MUT uMlazi dibuka.

Kampus-kampus ditutup karena staf MUT melakukan protes sejak 1 April, menuntut, antara lain, kenaikan gaji.

Siswa MUT bergabung dalam protes karena masalah pendaftaran mereka. Mereka menuntut lembaga tersebut menghapus hutang bersejarah sehingga siswa yang kembali dapat mendaftar. Universitas dan Dewan Perwakilan Mahasiswa menyelesaikan masalah ini.

Sementara itu, Ketua Dewan Universitas Negeri mengadakan pertemuan virtual dengan 10 universitas Afrika Selatan awal bulan ini termasuk Universitas Negeri Bebas, Universitas Pretoria dan Universitas Stellenbosch.

“Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi bagaimana memberikan solusi untuk masalah yang mempengaruhi sektor universitas negeri di Afrika Selatan, terutama yang terwujud dalam tindakan mahasiswa yang mengganggu kegiatan akademik di universitas,” demikian bunyi pernyataan Dewan.

Masalah yang mereka sepakati yang perlu mendapat perhatian dari berbagai pemangku kepentingan adalah kesinambungan keuangan; kepastian dan stabilitas kebijakan dalam menghadapi penurunan dukungan fiskal; tuntutan mahasiswa termasuk pembatalan hutang mahasiswa; peran Komite Portofolio dalam membantu sektor ini berkembang; dampak Skema Bantuan Keuangan Mahasiswa Nasional (NSFAS) pada operasi universitas; aktivisme mahasiswa di kampus; dan advokasi siswa.

“Universitas bersifat otonom dan memiliki sejarah dan warisan yang unik, termasuk sumber daya abadi, (tetapi) ada masalah kepentingan bersama yang sebaiknya ditangani melalui upaya kolektif mereka,” bunyi pernyataan itu.

Universitas sepakat tentang perlunya membangun kembali struktur formal yang akan menjadi suara dewan universitas untuk isu-isu umum dan kepentingan bersama di sektor ini.

Pertemuan tersebut mulai melibatkan semua perguruan tinggi negeri dalam perencanaan dan pelaksanaan struktur formal.

“Pertemuan sementara dan sekretariat telah disepakati untuk mengurus reformalisasi struktur dan melihat melalui interaksi yang diperlukan dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan di mana masalah mendesak harus ditangani,” bunyi pernyataan itu.

Badan pengatur akan bertanggung jawab untuk mengawasi universitas secara umum.

“Tindakan ini mencakup pengawasan dalam implementasi kebijakan Departemen Pendidikan dan Pelatihan Tinggi di mana dewan universitas diakui tidak hanya sebagai organ pengambilan keputusan tertinggi di universitas, tetapi juga sebagai penggerak dan pendorong penting dalam mencari solusi efektif untuk masalah yang mempengaruhi universitas mereka.

“Karena alasan inilah suara mereka perlu didengar ketika solusi sedang dibuat, dan jika sesuai, partisipasi dan kolaborasi mereka menjadi penting,” bunyi pernyataan itu.

[email protected]

Berita harian


Posted By : Hongkong Pools