Nigeria akan mencari vaksin Covid-19 yang tidak terlalu bergantung pada fasilitas pendingin

Nigeria akan mencari vaksin Covid-19 yang tidak terlalu bergantung pada fasilitas pendingin


Oleh Reuters 10m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Oleh Felix Onuah

Abuja – Nigeria akan berusaha untuk mendapatkan vaksin yang tidak terlalu bergantung pada fasilitas pendingin, kepala badan perawatan kesehatan utama negara itu mengatakan pada hari Selasa, menambahkan bahwa pembicaraan sedang berlangsung dengan Rusia dan India untuk mendapatkan vaksin tersebut.

Negara terpadat di Afrika, di mana para pejabat mencatat jumlah virus korona yang rendah sepanjang tahun 2020, berada dalam gelombang kedua infeksi dan telah mengalami lonjakan kasus dalam beberapa pekan terakhir.

Otoritas kesehatan Nigeria mengatakan negara itu bekerja dengan program Covax yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang bertujuan untuk memberikan vaksin ke negara-negara miskin.

Faisal Shuaib, yang mengepalai Badan Pengembangan Perawatan Kesehatan Primer Nasional, mengatakan Nigeria mengharapkan untuk menerima 100.000 dosis vaksin Pfizer-BioNTech pada awal Februari di bawah skema tersebut. Vaksin harus disimpan pada suhu yang sangat rendah.

“Rencana kami sekarang bukanlah berinvestasi berlebihan pada peralatan ultra dingin untuk vaksin seperti vaksin Pfizer, tetapi memilih vaksin yang membutuhkan fasilitas pendingin yang lebih sedikit,” kata Shuaib kepada wartawan di ibukota, Abuja, selama tur fasilitas penyimpanan dingin.

“Kami saat ini sedang melakukan pembicaraan dengan Rusia dan India untuk mendapatkan lebih banyak vaksin,” kata Shuaib, mengulangi target vaksinasi 70% dari 200 juta penduduk Nigeria dalam dua tahun mendatang.

Shuaib tidak memberikan rincian jumlah yang dibahas dan mengatakan vaksin akan membutuhkan sertifikasi dari regulator obat Nigeria.

Hambatan lain juga mungkin terjadi. Ketua bersama panel peninjau pandemi Organisasi Kesehatan Dunia Ellen Johnson Sirleaf menyatakan kekecewaannya pada hari Selasa dalam rencana peluncuran vaksin Covid-19 yang berarti suntikan tidak akan tersedia secara luas di Afrika hingga 2022 atau 2023.

Vaksin Pfizer harus disimpan pada suhu sekitar -70 derajat Celcius (-112 ° F) sebelum dikirim ke pusat distribusi dalam kotak pendingin yang dirancang khusus yang berisi es kering. Setelah keluar dari penyimpanan suhu sangat rendah, itu harus disimpan pada 2C hingga 8C agar tetap efektif hingga lima hari.

Beberapa ahli telah menyatakan keraguan bahwa pihak berwenang Nigeria akan dapat menyimpan dan mengangkut vaksin tersebut pada suhu serendah itu.

Menteri kesehatan pada hari Senin mengatakan Nigeria telah menulis surat kepada Uni Afrika untuk meminta 10 juta dosis vaksin, dan mengalokasikan $ 26 juta untuk produksi vaksin berlisensi.

Hingga Selasa, Nigeria telah mencatat 112.004 kasus Covid-19 yang mengakibatkan 1.449 kematian.


Posted By : Keluaran HK