PDB SA rebound ke pertumbuhan 66% di Q3 karena pelonggaran pembatasan penguncian

PDB SA rebound ke pertumbuhan 66% di Q3 karena pelonggaran pembatasan penguncian


Oleh Siphelele Dludla 31m yang lalu

Bagikan artikel ini:

JOHANNEBSURG – Produk domestik bruto (PDB) Afrika Selatan rebound secara signifikan dan meningkat pada tingkat tahunan sebesar 66,1 persen pada kuartal ketiga, sebagian besar sebagai hasil dari pelonggaran pembatasan penguncian Covid-19.

Ini adalah laju ekspansi terkuat sejak setidaknya 1993 dan mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 52,6 persen pemulihan, tetapi itu berasal dari dasar yang rendah menyusul rekor penurunan 51,7 persen pada kuartal kedua.

Tanpa tahunan, tingkat pertumbuhan triwulanan yang disesuaikan secara musiman adalah 13,5 persen.

Statistik Afrika Selatan (Stats SA) mengatakan hari ini bahwa manufaktur, perdagangan dan pertambangan adalah pendorong utama pertumbuhan.

Industri manufaktur meningkat pada tingkat 210,2 persen pada kuartal ketiga karena semua divisi manufaktur q0 melaporkan tingkat pertumbuhan yang positif.

Empat divisi yang memberikan kontribusi peningkatan terbesar adalah besi dan baja dasar, produk logam bukan besi, produk logam dan mesin; minyak bumi, produk kimia, karet dan produk plastik; peralatan transportasi; dan makanan dan minuman.

Industri pertambangan dan penggalian naik 288,3 persen terutama karena pelonggaran pembatasan kuncian lokal dan global.

StatsSA mengatakan produksi yang lebih tinggi terutama disebabkan oleh peningkatan aktivitas dalam produksi logam kelompok platinum (PGM), bijih besi, emas, bijih mangan dan berlian.

Industri perdagangan, katering dan akomodasi mengalami lonjakan 137 persen, namun total nilai tambah industri pada kuartal ketiga masih di bawah levelnya pada kuartal pertama.

Industri pengangkutan, penyimpanan dan komunikasi meningkat sebesar 79,3 persen sebagai akibat dari peningkatan angkutan darat, angkutan udara, jasa penunjang angkutan dan jasa komunikasi.

Keuangan, real estate dan jasa bisnis naik 16,5 persen karena peningkatan kegiatan ekonomi untuk intermediasi keuangan, asuransi dan pendanaan pensiun serta jasa bisnis lainnya.

Industri konstruksi meningkat 71,1 persen pada kuartal ketiga, dengan aktivitas bangunan tempat tinggal, bangunan bukan tempat tinggal dan pekerjaan konstruksi mengalami peningkatan.

StatsSA mengatakan pengeluaran pada PDB riil meningkat pada tingkat tahunan 67,6 persen pada kuartal tersebut karena konsumsi rumah tangga, ekspor dan pembentukan modal tetap bruto pulih.

LAPORAN BISNIS ONLINE


Posted By : https://airtogel.com/