Penduduk Newlands kesal karena kehilangan taman untuk skema perumahan

Penduduk Newlands kesal karena kehilangan taman untuk skema perumahan


Oleh Zainul Dawood 1 jam yang lalu

Bagikan artikel ini:

Durban – Penduduk Newlands West memiliki waktu lebih dari sebulan untuk mengajukan keberatan atas pembangunan perumahan di sebuah taman di daerah Fosa.

Pertemuan untuk membahas perkembangan itu terhenti pekan lalu ketika warga mengaku tidak diajak berkonsultasi.

Ketua Asosiasi Pemilik Rumah Taman Valencia Dilkee Radhakissoon mengatakan mereka menginginkan fakta dan gambaran perkembangan untuk melindungi nilai properti mereka.

“Kami tidak ingin daerah itu diturunkan. Situs religi kami di taman adalah situs warisan kami. Kami tidak ingin menghapusnya. Kami tidak menentang unit rumah murah. Rumah harus sinkron dengan lingkungan sekitarnya. Kami tidak menginginkan permukiman kumuh, ”kata Radhakissoon.

Dia mengatakan masyarakat memanfaatkan taman itu untuk olahraga dan rekreasi.

“Ada banyak ketidaksesuaian dengan penzonaan ulang. Kami tidak ingin properti kami disusutkan. Kami telah mengerahkan segenap hati dan keringat kami untuk mengembangkan properti ini. “

Juru bicara Kota eThekwini Msawakhe Mayisela mengatakan porsi yang dialokasikan untuk pembangunan adalah sebidang tanah kosong dan bukan taman, seperti yang diklaim oleh para pengadu.

Dia mengatakan pengembang berencana membangun 237 unit rumah di atas tanah, terletak di antara Runton Way, Sooklall Drive dan Inanda Road.

Mayisela mengatakan tidak benar lahan itu akan dikembangkan untuk perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Pelamar adalah orang-orang yang berpenghasilan antara R3 500 dan R22.000 per bulan melalui Program Subsidi Perorangan yang Terkait dengan Keuangan. Pembangunan tersebut konsisten dengan konteks sekitarnya dan dalam mempromosikan Newlands sebagai kawasan yang cocok untuk pilihan perumahan hunian umum, yang tidak mengurangi, atau berdampak negatif pada, lingkungan dan fasilitas sekitarnya.

“Tidak benar bahwa Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk melanjutkan dan melaksanakan rezoning tanpa berkonsultasi dengan warga,” kata Mayisela.

Dia tidak bisa membocorkan informasi lebih lanjut mengenai konstruksi unit yang sebenarnya. Dia mengatakan semua informasi akan tersedia setelah proses lain diselesaikan.

Mayisela mengatakan Perumahan eThekwini telah mengidentifikasi kebutuhan akan perumahan tambahan di dalam wilayah metropolitan. Akibatnya, beberapa lokasi yang kosong dan belum berkembang diidentifikasi untuk penyediaan perumahan dan telah diprioritaskan.

Keberatan harus diajukan sebelum 6 Januari.

Berita harian


Posted By : Hongkong Pools