Pihak berwenang Indonesia menemukan puing-puing dan bagian tubuh saat orang yang dicintai menunggu berita kecelakaan


Oleh Reuters Waktu artikel diterbitkan 33m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Oleh Fransiska Nangoy dan Bernadette Christina

Jakarta – “Bye bye family. Kita akan pulang dulu,” Ratih Windania memposting di Instagram dari bandara Jakarta dengan foto tiga anak tertawa dan dua emoji berciuman.

Pesan itu dikirim tepat sebelum mereka naik pesawat dari ibu kota Indonesia pada hari Sabtu yang jatuh ke laut beberapa menit setelah lepas landas, membawa 62 penumpang dan awak.

“Doakan kami,” tulis kakaknya Irfansyah Riyanto di Instagram dengan foto keluarga.

Pihak berwenang Indonesia mengatakan mereka telah menemukan puing-puing dan bagian tubuh pada hari Minggu dari perairan utara ibu kota tempat Sriwijaya Air Penerbangan SJ 182 menghilang dalam cuaca hujan.

Seperti puluhan kerabat putus asa lainnya, Irfansyah dilarikan ke bandara Soekarno Hatta Jakarta pada Sabtu malam. Pada hari Minggu, dia masih mengharapkan kabar baik tentang saudara perempuannya dan empat anggota keluarga lainnya dalam penerbangan tersebut, termasuk orang tuanya.

“Kami merasa tidak berdaya, kami hanya bisa menunggu dan berharap segera mendapat informasi,” kata Irfansyah kepada wartawan.

Irfansyah mengatakan kerabatnya sedianya akan mengambil penerbangan sebelumnya yang dioperasikan oleh unit Sriwijaya NAM Air dan dia tidak jelas mengapa itu diubah.

Kakak perempuannya dan kedua anaknya berada di akhir liburan tiga minggu dan sedang menempuh perjalanan sejauh 740 km (460 mil) ke Pontianak di pulau Kalimantan Barat.

“Saya yang mengantarkan mereka ke bandara, dibantu check-in dan barang bawaan … Saya merasa masih belum percaya dan terjadi terlalu cepat,” kata Irfansyah.

Penerbangan menghilang dari layar radar beberapa menit setelah pesawat lepas landas dan mencapai ketinggian 10.900 kaki.

SAMPEL DNA

Pihak berwenang Indonesia mengatakan mereka telah melacak sinyal yang kemungkinan besar dari kotak hitam pesawat pada hari Minggu. Polisi meminta keluarga memberikan informasi untuk membantu mengidentifikasi jenazah yang ditemukan seperti catatan gigi dan sampel DNA.

Di rumah sakit polisi, saudara dari co-pilot Diego Mamahit mengatakan dia telah dimintai sampel darahnya.

“Saya yakin adik saya selamat, ini hanya untuk prosedur polisi,” kata Chris Mamahit. “Diego orang baik, kami masih yakin Diego selamat.”

Di profil LinkedIn-nya, Mahamit menulis “Saya sangat suka terbang.”

Dia dan pilot Afwan, yang hanya memiliki satu nama, memiliki pengalaman terbang komersial selama hampir dua dekade di antara mereka. Afwan sebelumnya adalah seorang pilot angkatan udara.

“Kami keluarga masih mengharapkan kabar baik,” kata seorang anggota keluarga Afwan, seorang Muslim yang taat, kepada Detik.com.

Presiden Joko Widodo menyampaikan simpati pada hari Minggu.

“Kami melakukan upaya terbaik untuk menemukan dan menyelamatkan para korban dan kami semua berdoa agar mereka dapat ditemukan,” katanya.

Panca Widiya Nursanti, seorang guru sekolah menengah pertama di Pontianak, telah kembali setelah berlibur di kota kelahirannya Tegal, Jawa Tengah. Di Pontianak, suaminya Rafiq Yusuf Al Idrus menceritakan kontak terakhirnya dengannya.

“Saya bercanda dengan mengatakan bahwa sesampainya di Pontianak kami akan makan sate bersama,” ujarnya.

“Dia menghubungi saya lewat Whatsapp pada pukul 2.05 sore dengan tertawa. Dia sudah naik ke pesawat dan dia bilang kondisi cuaca tidak bagus. Saya bilang doakan banyak, tolong.” (Pelaporan oleh Fransiska Nangoy, Bernadette Christina Munthe di Jakarta, penyerang Reuters di Pontianak Laporan tambahan Maikel Jefriando Penyuntingan oleh Lincoln Feast.)


Posted By : Keluaran HK