Prosesi Land Rover di Durban untuk Pangeran Philip


Oleh Nathan Craig Waktu artikel diterbitkan 18 April 2021

Bagikan artikel ini:

Durban – Sekelompok penggemar Land Rover Durban mengadakan prosesi untuk mengenang Pangeran Philip dari Klub Perahu Ski uMhlanga ke Klub Kapal Pesiar Kerajaan Natal kemarin ketika peti mati mendiang pangeran dibawa ke pemakamannya dengan sebuah Land Rover yang dibuat khusus.

John Aritho dari Defenders of Durban, klub sosial Land Rover, mengatakan prosesi itu untuk menghormati dan memberi penghormatan kepada mendiang Duke of Edinburgh.

“Dia adalah penggemar Land Rover seperti kami dan pelindung Royal Natal Yacht Club. Dia telah mengerjakan Land Rover khusus selama sekitar 19 tahun yang merupakan prestasi luar biasa. Dia mengatakan kepada ratu bahwa dia selalu ingin membawa peti matinya ke pemakaman, ”katanya.

Aritho mengatakan tumbuh besar di Kenya, Land Rover adalah hal yang biasa.

“Mereka ada di mana-mana karena tidak ada jalan aspal dan mereka bisa mengatasi medan.”

Ada sekitar selusin Land Rover dengan berbagai corak dari hijau, biru, putih dan hitam serta model dalam prosesi.

Derick le Roux menjalani prosesi dalam seri pertama Land Rover milik kakeknya dan sekarang menjadi miliknya.

Yang menemaninya adalah putranya yang berusia empat tahun yang menurut Le Roux telah menunjukkan minat pada mobil.

Duke of Edinburgh, 99 tahun, meninggal minggu lalu di Kastil Windsor. Dia telah dirawat di rumah sakit pada bulan Maret karena kondisi dan infeksi yang sudah ada sebelumnya.

Minggu ini Istana Buckingham mengumumkan pangeran akan dimakamkan di Kapel St George dengan semua penghargaan yang menjadi haknya sebagai pangeran Inggris dan mitra Ratu Elizabeth II.

Pemakaman disiarkan langsung tetapi hanya keluarga dekat yang hadir.

Sang ratu, istrinya yang berusia 73 tahun, mengikuti di belakang Land Rover TD5 Defender yang dimodifikasi dengan warna hijau militer dalam sebuah Bentley.

Ada bagian belakang atas kendaraan yang terbuka tempat peti mati pangeran diletakkan dan pin logam yang mencegah peti itu bergerak.

Duncan Sharp, Triveshan Naidoo dan John Aritho adalah bagian dari prosesi Land Rover di Durban kemarin untuk menghormati mendiang Pangeran Philip. Gambar: Zanele Zulu African News Agency (ANA)

Tanjung Argus


Posted By : Hongkong Prize