Sadtu menyerukan audit keamanan untuk menjelaskan kebocoran ujian

Sadtu menyerukan audit keamanan untuk menjelaskan kebocoran ujian


Oleh Good Forest 58m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Cape Town – Serikat Guru Demokrat (Sadtu) SA menginginkan informasi dari audit Departemen Pendidikan Dasar (DBE) digunakan untuk memperkuat keamanan yang berkaitan dengan sistem ujian nasional.

Ini dibahas oleh Komite Eksekutif Nasional (NEC) Sadtu pada akhir pekan.

Sekretaris Jenderal Sadtu Mugwena Maluleke mengatakan laporan dari berbagai provinsi menunjukkan bahwa penyelenggaraan UN umumnya dikelola dengan baik kecuali untuk Makalah Matematika 2 dan Makalah Ilmu Fisika 2 yang bocor beberapa jam sebelum ditulis bulan lalu.

Menteri Pendidikan Dasar Angie Motshekga pekan lalu membenarkan bahwa Percetakan Pemerintah (GPW) menjadi sumber bocoran kertas fisika.

Sebagai akibatnya, Motshekga mengatakan departemen tersebut memulai proses untuk memastikan bahwa insiden serupa yang melibatkan kebocoran kertas ujian tidak terulang kembali.

“Untuk memastikan hal ini tidak terulang kembali, departemen sudah memulai audit terhadap seluruh rantai nilai mulai dari originasi makalah pertanyaan hingga pengiriman kertas soal ke pusat ujian,” ujarnya.

Maluleke mengatakan NEC mendukung audit tersebut.

“NEC memutuskan untuk melibatkan DBE untuk melakukan audit proses pemeriksaan Sertifikat Senior Nasional sehingga kemungkinan celah dalam sistem keamanan dapat ditentukan. Informasi ini kemudian harus digunakan untuk meningkatkan dan memperkuat keamanan yang berkaitan dengan sistem ujian nasional. Jika dilakukan dengan benar, kebocoran di masa mendatang dapat dicegah. “

Maluleke mengatakan NEC juga mencatat tantangan sukses Sadtu terhadap Motshekga di Pengadilan Tinggi Pretoria pada penulisan ulang surat-surat yang bocor.

“Melalui tantangan, Sadtu memberikan suara kepada siswa yang tidak dapat bersuara dan orang tua yang akan dibuat menderita karena dosa beberapa orang,” kata Maluleke.

[email protected]

Cape Times


Posted By : Pengeluaran HK