Seychelles berencana membuka kembali musim kapal pesiar pada bulan Agustus

Seychelles berencana membuka kembali musim kapal pesiar pada bulan Agustus


Oleh Reporter Perjalanan 1 jam yang lalu

Bagikan artikel ini:

Oleh Kantor Berita Seychelles

Seychelles mengharapkan untuk membuka kembali musim kapal pesiarnya pada bulan Agustus ketika kapal pesiar dengan kapasitas maksimum 300 penumpang akan diizinkan untuk mengunjungi pulau-pulau tersebut.

Menteri Luar Negeri dan Pariwisata Sylvestre Radegonde mengumumkan keputusan itu Selasa setelah pertemuan dengan mitra terkait kapal pesiar untuk membahas apakah negara itu siap untuk meluncurkan kembali musim kapal pesiar saat negara itu membuka perbatasannya untuk pengunjung yang datang melalui udara.

Dengan mempertemukan perusahaan pengelola destinasi, agen penyerahan kapal, petugas kesehatan, dan otoritas pelabuhan, pertemuan tersebut juga memeriksa apakah ada permintaan pembukaan kembali kapal pesiar.

Radegonde mengatakan kepada wartawan bahwa kementeriannya sekarang akan mengerjakan proposal untuk diajukan ke kabinet para menteri agar moratorium diberlakukan tahun lalu karena Covid-19 dicabut.

Setahun yang lalu pada tanggal 9 Maret, pemerintah Seychelles, yang mencakup 115 pulau di barat Samudera Hindia, mengumumkan bahwa negara kepulauan itu untuk sementara ditutup untuk kapal pesiar, keputusan yang diambil untuk melindungi penduduk dari ancaman Covid- 19 virus.

Keputusan ini mengakhiri musim pelayaran 2019-20. Norwegian Spirit adalah kapal terakhir yang berlayar di Port Victoria pada Maret 2020.

“Mengingat langkah-langkah yang diambil pada 25 Maret untuk membuka kembali Seychelles bagi pengunjung, kami ingin bertemu dengan semua pelaku, semua orang yang terlibat dalam bisnis pelayaran pelayaran untuk membahas kemungkinan juga membuka Seychelles untuk pelayaran kapal pesiar. Kami sepakat untuk maju apa langkah-langkah kunci yang diambil. Dan salah satu kunci utamanya adalah kita lebih memilih kapal pesiar kecil, ”jelas Menkeu.

Radegonde menambahkan, untuk saat ini hanya kapal dengan kapasitas maksimal 300 penumpang yang diizinkan masuk ke negara kepulauan itu dan penumpangnya didorong untuk divaksinasi.

Crystal Esprit akan menjadi kapal pesiar pertama yang kembali ke pulau-pulau tersebut pada bulan Agustus dengan meluncurkan musim 2021-22. Kapal tersebut akan membawa sekitar 60 pengunjung. Kapal lain dengan 150 penumpang diharapkan pada bulan Oktober.

Menurut menteri “dari apa yang kami telah diberitahu bahwa salah satu dari dua kapal ini akan tinggal di perairan Seychelles untuk jangka waktu yang cukup lama.”

Kementerian mengkonfirmasi bahwa ada beberapa perusahaan kapal pesiar yang sudah menunjukkan minat di pulau-pulau tersebut dan ini termasuk Ponant, Europa dan Jacques Cartier.

Radegonde menjelaskan bahwa menjelang Agustus semua lembaga terkait bekerja sama dengan Otoritas Pelabuhan Seychelles dan Otoritas Kesehatan Masyarakat harus mengerjakan pedoman Covid-19 dan Prosedur Operasi Standar mereka.


Posted By : Joker123