Solidarity Fund mempertimbangkan untuk menyuntikkan R69 juta untuk dukungan teknis untuk peluncuran vaksin Covid-19

Solidarity Fund mempertimbangkan untuk menyuntikkan R69 juta untuk dukungan teknis untuk peluncuran vaksin Covid-19


Oleh Dieketseng Maleke 23m yang lalu

Bagikan artikel ini:

Dana Solidaritas, yang didirikan pada Maret tahun lalu untuk membantu memerangi pandemi Covid-19 sedang mempertimbangkan untuk menyuntikkan R69 juta untuk dukungan teknis untuk peluncuran vaksin.

Ketua dana Gloria Serobe mengatakan vaksin tersebut memberikan harapan baru dalam memerangi pandemi.

Dana tersebut mengadakan konferensi pers virtual di mana mereka membahas dampak yang dicapai pada kuartal pertama 2021 dan membongkar peran dana dalam mendukung program peluncuran vaksin nasional.

Dalam jumpa pers virtual, pimpinan kesehatan dana Nicola Galombik mengatakan dana tersebut tidak akan terlibat dalam pengadaan vaksin atau logistik.

“Kami sedang berdiskusi dengan Departemen Kesehatan nasional tentang kontribusi terhadap dukungan teknis untuk peluncuran vaksin,” kata Galombik.

Menurut CEO fund, Thandi Nzimande, dana senilai R3,22 miliar itu dijaminkan dari swasta, partai politik, yayasan, mitra internasional, dan individu.

“R2.76bn telah dialokasikan untuk tiga pilar kami yaitu kesehatan, bantuan kemanusiaan, dan perubahan perilaku. R2,18 miliar sudah dibuang, ”ucapnya.

Nzimande mencatat, dalam enam bulan terakhir, dana tersebut telah menerima R146 juta.

“Ini dikaitkan dengan sumbangan Inggris Raya sebesar R81m, kami juga akan menerima R1 juta setiap bulan di akun kami dari Inggris.”

Nzimande juga menambahkan bahwa tahun lalu negara itu banyak mengalami kerusakan.

“Saya bersyukur Dana Solidaritas dapat menjadi bagian dari solusi. Setiap Afrika Selatan memiliki peran untuk mempercepat akhir pandemi sehingga jika kita melihat ke belakang, kita bisa bangga dengan tindakan yang kita lakukan, orang yang kita dukung, dan solidaritas yang kita sebarkan, ”katanya.

Dana tersebut memberi pemerintah pembayaran di muka sebesar R283 juta untuk kendaraan vaksin internasional Covax dan memberikan R50 juta untuk biaya operasional studi implementasi Sisonke yang membagikan suntikan Johnson & Johnson kepada petugas kesehatan.

Afrika Selatan terlambat dari jadwal pada fase pertama program vaksinasi. Program ini bertujuan untuk menyuntik 40 juta orang hingga akhir tahun.

Pekan lalu, kelompok lobi bisnis Afrika Selatan meminta pemerintah untuk juga menargetkan orang tua dan rentan dalam program vaksinnya.

Sementara itu, pandemi masih merajalela di Afrika Selatan karena sudah ada antisipasi gelombang ketiga.

Dewan Komando Virus Corona Nasional (NCCC) merekomendasikan agar negara itu dipindahkan ke level 2 sesuai peraturan lockdown sebagai tindakan pencegahan untuk liburan Paskah yang akan datang.

Menurut laporan, pertemuan yang akan diadakan oleh DNPI pada hari Kamis akan memutuskan tingkat penempatan negara tersebut.

LAPORAN BISNIS ONLINE


Posted By : https://airtogel.com/