Topan Eloise menggusur ratusan orang di KZN

Topan Eloise menggusur ratusan orang di KZN


Oleh Jehran Daniel 3m yang lalu

Bagikan artikel ini:

DURBAN – Lebih dari 100 rumah di provinsi KwaZulu-Natal hancur total setelah topan Eloise menghantam beberapa bagian Afrika Selatan selama akhir pekan dan Senin.

Terlepas dari sifat siklon Eloise yang tidak menentu, tidak ada kematian yang dilaporkan akibat badai tersebut, menurut KZN MEC untuk Pemerintahan Koperasi dan Urusan Tradisional (CoGTA) Sipho Hlomuka.

Hlokuma mengatakan bahwa daerah Jozini di distrik uMkhanyakude, di utara KZN, mengalami badai yang paling parah, karena hampir semua bangsal terpengaruh.

“Informasi terakhir kami, sejauh ini total 280 KK dan 916 jiwa. Ada sekitar 175 rumah hancur total dan 110 rumah rusak sebagian, ”kata Hlomuka dalam jumpa pers pada Selasa.

Tiga puluh lima keluarga di distrik uMkhanyakude kehilangan tempat tinggal.

Badai tropis Eloise, yang dimulai di lepas pantai Madagaskar awal pekan lalu, mencapai status topan setelah memasuki Selat Mozambik pada akhir pekan.

Hujan deras membanjiri beberapa bagian Mozambik, membuat kota-kota terendam air dan ratusan keluarga melarat. Kota Beira, hanya dalam 24 jam, menerima 240 mm hujan, menurut Institut Meteorologi Nasional (INAM) Mozambik.

Lintasan badai, menurut Dinas Cuaca Afrika Selatan (SAWS), menunjukkan bahwa badai itu akan menghantam bagian timur laut Afrika Selatan, terutama provinsi Mpumalanga, Limpopo dan KZN.

Setelah hujan deras pada Ahad, sebuah rumah ambruk di kawasan Esilweni di Abaqulusi, Distrik Zululand, mengakibatkan dua orang luka-luka. Anak laki-laki yang terluka akibat ambruk dirawat di rumah sakit dan sejak itu telah dipulangkan, Hlomuka menjelaskan.

Selain ambruk, Hlomuka mengatakan ada insiden tenggelam yang dilaporkan di Abaqulusi, di mana seorang bocah lelaki berusia 14 tahun meninggal.

“Detailnya masih samar karena kejadian ini terjadi kemarin malam. Kami menyampaikan belasungkawa kami kepada keluarga yang terkena dampak. Tim kami memberikan dukungan kepada mereka, ”tambah Hlomuka.

Sekitar 80 km timur laut Abaqulusi, di Kotamadya uPhongolo, total tujuh rumah hancur di bangsal 7, 8 dan 9. Enam rumah lainnya sebagian terkena dampak badai.

“Tim kami masih berhati-hati karena lebih banyak hujan diperkirakan akan turun sepanjang minggu ini, menurut Dinas Cuaca Afrika Selatan. Kami terus memantau situasi di lapangan karena kondisi di lapangan diperkirakan berpotensi lebih berbahaya karena tanah sudah jenuh dengan kelebihan air akibat hujan, ”tambah Hlomuka.

ANA


Posted By : Hongkong Pools