Tunisia memudahkan pembatasan perjalanan bagi pengunjung Inggris

Tunisia memudahkan pembatasan perjalanan bagi pengunjung Inggris


Oleh Reporter ANA 9 jam yang lalu

Bagikan artikel ini:

Tunisia telah mengumumkan akan meringankan pembatasan bagi pengunjung Inggris pada liburan paket yang diawasi.

Platform berita lokal Inggris KentLive melaporkan pada hari Selasa bahwa negara Afrika Utara itu bersikeras bahwa wisatawan memberikan bukti bahwa mereka telah memesan penerbangan, transfer, dan akomodasi turis sebagai bagian dari perjalanan yang terorganisir.

Pembatasan tersebut dicabut pada hari Senin, menurut KentLive.

Wisatawan yang tiba di Tunisia juga harus menunjukkan bukti tes PCR negatif yang diambil tidak lebih dari 72 jam sebelum perjalanan.

Ada batasan lebih lanjut, KentLive melaporkan.

Wisatawan harus tinggal dalam kelompok di Tunisia, hanya menggunakan transportasi dan akomodasi yang ditentukan dan mematuhi protokol kesehatan pariwisata Covid-19 negara itu.

Operator tur dan petugas lapangan telah diminta untuk memastikan bahwa orang-orang mematuhi semua peraturan.

Travel Weekly mengutip Steve Bentzen, kepala eksekutif spesialis Tunisia, Sunny Heart Travel, yang mengatakan: “Tim Perjalanan Hati yang Cerah di Tunisia telah bekerja tanpa lelah dengan para pelaku bisnis perhotelan yang sangat ingin melihat pengunjung Inggris lagi. Saya sangat berharap kami dapat memberikan kabar baik kepada mereka saat lampu lalu lintas diumumkan. ”

Sementara itu, dalam sebuah artikel tertanggal 15 April, North Africa Post melaporkan bahwa Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS telah menyarankan warga AS untuk tidak melakukan perjalanan ke Tunisia, karena dikategorikan level 4 (level Covid-19 sangat tinggi). ).

“Wisatawan harus menghindari semua perjalanan ke Tunisia. Karena situasi saat ini di Tunisia, bahkan pelancong yang divaksinasi penuh mungkin berisiko terkena dan menyebarkan varian Covid dan harus menghindari semua perjalanan ke Tunisia, ”kata CDC.

Dalam pembaruan terbarunya, kementerian kesehatan di Tunisia mengatakan negara itu hingga saat ini mencatat 289.230 kasus Covid-19, dengan 239.104 pemulihan dan 9.918 kematian.

– Kantor Berita Afrika (ANA). Diedit oleh Yaron Blecher


Posted By : Joker123